Pelaku Terakhir Penembakan 2 Warga Musi Rawas Menyerahkan Diri ke Polisi

MUSI RAWAS, SUARA PANCASILA.ID – Kasus penembakan terhadap dua warga Dusun VI Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap setelah pelaku terakhir menyerahkan diri ke polisi. Pelaku terakhir yang menyerahkan diri tersebut ialah Hasani (46). Ia dijemput polisi saat berada di rumahnya sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (21/5/2026).

Kapolsek Muara Lakitan, Hendrawan, mengatakan Hasani menyerahkan diri setelah pihak kepolisian melakukan pendekatan persuasif kepada keluarganya.

“Pelaku datang menyerahkan diri setelah dilakukan pendekatan oleh anggota kepada keluarga. Setelah itu langsung kami amankan dan kami serahkan ke Polres Musi Rawas untuk proses lebih lanjut,” kata Hendrawan.

Bacaan Lainnya

Dengan penyerahan diri Hasani, seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut kini telah diamankan polisi. Kelima pelaku itu masing-masing Jon, Lagenda, Alfa, Reza, dan Hasani. Hendrawan menjelaskan, penanganan perkara kini dilakukan oleh Polres Musi Rawas.

Kelima tersangka akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa penembakan terhadap dua warga tersebut. “Selanjutnya Polres Musi Rawas akan mendalami peran masing-masing para pelaku ini,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengungkap motif di balik aksi penembakan terhadap Edo (45) dan Sansai (30), warga Dusun VI Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan. Kapolres Musi Rawas, Agung Adhitya Prananta, mengatakan aksi kekerasan itu diduga dipicu kekesalan para pelaku terhadap korban yang menghentikan truk tangki minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) yang tengah mereka kawal.

Menurut Agung, para pelaku menggunakan senjata api rakitan jenis revolver saat melakukan penembakan. “Motifnya perebutan kepengurusan armada pengangkutan minyak CPO. Karena saat itu para pelaku sedang mengawal truk CPO lalu dihentikan oleh korban,” kata Agung, Rabu (20/5/2026).

Pos terkait