Pelatihan Blending Rokok Jadi Strategi Tingkatkan SDM dan Perkuat Industri Tembakau di Brebes

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Peningkatan kualitas produk rokok berawal dari keterampilan para pekerjanya. Berangkat dari hal itu, Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar pelatihan blending rokok di Pabrik Rokok (PR) Cari Bima Mukti, Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Selasa (14/7/2026). Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat industri hasil tembakau, dan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja di daerah.

Wakil Bupati Brebes Wurja mengatakan, industri hasil tembakau masih menjadi salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Selain memberi nilai tambah pada komoditas tembakau, sektor tersebut juga menyerap banyak tenaga kerja sehingga membutuhkan SDM yang semakin kompeten.

Menurutnya, kemampuan meracik atau blending tembakau menjadi salah satu faktor yang menentukan kualitas produk. Karena itu, peningkatan keterampilan pekerja harus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan daya saing industri rokok lokal.

Bacaan Lainnya

“Peningkatan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang. Ketika kemampuan para pekerja meningkat, maka kualitas produk juga akan semakin baik, produktivitas meningkat, dan pada akhirnya berdampak positif terhadap kesejahteraan tenaga kerja maupun perkembangan industri itu sendiri,” kata Wurja.

Ia berharap para peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk menambah wawasan sekaligus mengasah kemampuan teknis yang dapat diterapkan dalam proses produksi sehari-hari.

“Dengan keterampilan yang semakin baik, industri rokok lokal diharapkan mampu menghasilkan produk berkualitas, memperluas pasar, dan membuka kesempatan kerja yang lebih besar bagi masyarakat Brebes,” paparnya.

Wurja menambahkan, Pemerintah Kabupaten Brebes akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem industri yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan SDM menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Brebes Abdul Majid menjelaskan, pelatihan blending rokok merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas SDM di sektor industri hasil tembakau. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang lebih terampil dan siap menjawab kebutuhan industri.

Ia mengatakan, industri hasil tembakau memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan nilai tambah komoditas tembakau. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pekerja menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan industri di tengah persaingan usaha.

“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis, sehingga kualitas produk industri rokok lokal semakin baik dan memiliki daya saing yang tinggi. Pemerintah Kabupaten Brebes akan terus mendorong program-program pengembangan SDM industri agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ungkap Abdul Majid.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti materi dan sesi diskusi mengenai teknik blending tembakau. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam proses produksi sehingga mampu meningkatkan kualitas hasil olahan tembakau sekaligus memperkuat daya saing industri rokok lokal di Kabupaten Brebes.

suarapancasilaid'

Pos terkait