Pemkab Tanah Laut Perkuat Kampanye Antikorupsi Lewat Webinar Kreatif KPK

PELAIHARI(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya integritas di lingkungan pemerintahan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengikuti Webinar Seri I Pariwara Antikorupsi 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring dari Ruang Barakat, Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli yang didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Iwan Persada. Turut mengikuti webinar tersebut perwakilan dari Inspektorat Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostasan) Kabupaten Tanah Laut.

Mengusung tema “Unboxing the Message: Strategi Menemukan ‘Angle’ Antikorupsi yang Unik”, webinar ini menjadi bagian dari upaya KPK untuk memperkuat kampanye antikorupsi melalui pendekatan komunikasi publik yang kreatif, menarik, serta mudah dipahami oleh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, narasumber dari KPK menjelaskan bahwa keberhasilan kampanye antikorupsi tidak hanya bergantung pada substansi pesan yang disampaikan. Lebih dari itu, kemampuan menemukan sudut pandang atau angle yang tepat dinilai menjadi faktor penting agar pesan antikorupsi lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan mampu mendorong perubahan perilaku.

Selain materi dari KPK, peserta juga memperoleh wawasan dari praktisi komunikasi publik Alia Namira. Ia membagikan pengalaman mengenai proses pengembangan kampanye kreatif, mulai dari menemukan ide hingga menyusun strategi komunikasi yang relevan dengan karakteristik audiens sehingga pesan dapat tersampaikan secara lebih efektif.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Tanah Laut mendapatkan berbagai pengetahuan dan inspirasi dalam menyusun kampanye publik yang lebih efektif sebagai upaya mendukung pembangunan budaya integritas dan pencegahan korupsi.

Keikutsertaan pemerintah daerah dalam Webinar Seri I Pariwara Antikorupsi 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.(suarapancasila.id-foto:ist/mctala)

suarapancasilaid'

Pos terkait