Pemkot Palembang Siapkan Kampung Wisata Jadi Magnet Baru Pariwisata Dan Penggerak Ekonomi Warga

PALEMBANG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mendorong pengembangan kampung wisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus destinasi wisata baru yang mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Komitmen tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Investasi Setda Kota Palembang, Riza Pahlevi, saat mewakili Wali Kota Palembang Ratu Dewa pada Penganugerahan Pemenang Lomba Kampung Wisata Tahun 2026 di Ballroom Hotel Aston Palembang, Selasa (4/8/2026).

Menurut Riza, Lomba Kampung Wisata merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki setiap wilayah di Kota Palembang.

Bacaan Lainnya

“Lomba Kampung Wisata bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami berharap kegiatan ini menjadi gerakan yang berkelanjutan untuk melahirkan kampung-kampung yang kreatif, inovatif, dan produktif, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Riza.

Ia menjelaskan, Kota Palembang memiliki kekayaan sejarah, budaya, serta potensi lokal yang tersebar di 18 kecamatan dan 107 kelurahan. Potensi tersebut dinilai perlu terus dikembangkan agar mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Menurutnya, keberadaan kampung wisata juga diharapkan mampu menjadi magnet baru yang meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kota Palembang kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kampung wisata harus menjadi ikon baru daerah yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Palembang berencana menjadikan Lomba Kampung Wisata sebagai agenda rutin tahunan melalui Dinas Pariwisata,” katanya.

Riza juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan kampung wisata. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan agar pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Selain itu, para pelaku ekonomi kreatif didorong memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi sehingga potensi wisata yang dimiliki setiap kampung dapat dikenal lebih luas dan menjangkau wisatawan dari berbagai daerah.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan kampung wisata. Dengan dukungan promosi digital dan kolaborasi yang kuat, kampung-kampung wisata di Palembang dapat menjadi destinasi unggulan sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan,” pungkasnya. 

suarapancasilaid'

Pos terkait