Perkuat Tata Kelola, 44 BLUD Di Palembang Diminta Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

PALEMBANG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kota Palembang mendorong seluruh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di bidang kesehatan untuk terus meningkatkan kinerja dan tata kelola yang akuntabel guna mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi BLUD Kota Palembang Tahun 2026 yang diikuti 44 BLUD, terdiri dari 42 Puskesmas serta dua rumah sakit umum daerah (RSUD), yakni RSUD Bari dan RSUD Gandus.

Kegiatan tersebut secara langsung dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Sulaiman Amin.Dalam sambutannya, Plh Sekda menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu fokus utama Pemerintah Kota Palembang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Pelayanan kesehatan menjadi sebuah fokus utama untuk membantu masyarakat. Apa yang dilakukan bapak dan ibu kepada masyarakat harus menunjukkan yang terbaik,” tegasnya.

Ia mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Palembang Sehat, yang merupakan salah satu program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang.

Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut, BLUD perlu menerapkan praktik bisnis yang sehat serta menyelenggarakan fungsi organisasi berdasarkan kaidah-kaidah manajemen yang baik.Hal itu mencakup pemberian layanan yang bermutu, berkesinambungan, dan memiliki daya saing.

“Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu adanya penerapan praktik bisnis yang sehat, penyelenggaraan fungsi organisasi berdasarkan kaidah-kaidah manajemen yang baik dalam pemberian layanan yang bermutu, berkesinambungan dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan BLUD memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.Karena itu, BLUD dituntut mampu merespons berbagai kebutuhan, keinginan, hingga keluhan masyarakat secara cepat dan tepat.

“Peran BLUD sangat strategis sehingga perlu adanya peningkatan kinerja. Selain itu, BLUD dituntut untuk mampu merespons secara cepat dan tepat terhadap keinginan dan keluhan masyarakat,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, setiap BLUD diminta terus melakukan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM).Upaya tersebut dinilai penting agar fungsi pelayanan kesehatan dapat berjalan secara optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Saat ini, BLUD di Kota Palembang berjumlah 44 unit, yang terdiri dari 42 Puskesmas dan dua RSUD, yakni RSUD Bari dan RSUD Gandus.Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkot Palembang berharap seluruh BLUD dapat semakin memahami dan mengimplementasikan kebijakan pemerintah secara lebih baik.

“Saya harap dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi BLUD Kota Palembang Tahun 2026, BLUD mampu mengimplementasikan kebijakan pemerintah dengan lebih baik, dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia,” pungkasnya.

Rakor tersebut diharapkan tidak hanya menjadi forum evaluasi dan koordinasi, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh BLUD untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin responsif, profesional, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Palembang.

suarapancasilaid'

Pos terkait