PALEMBANG, SUARA PANCASILA.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar aksi donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Perwakilan BI Sumsel, Selasa (14/7/2026), sebagai upaya menjaga ketersediaan stok darah di Kota Palembang.
Kolaborasi ini merupakan langkah nyata kedua institusi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan darah yang terus meningkat setiap tahunnya. Selain sebagai aksi kemanusiaan, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian lintas sektor terhadap pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, mengatakan kebutuhan darah di Kota Palembang saat ini mencapai sekitar 7.000 kantong per bulan. Sementara itu, PMI Kota Palembang baru mampu memenuhi sekitar 5.000 kantong per bulan.
“Kebutuhan darah di Kota Palembang terus meningkat. Karena itu kami terus membangun sinergi dengan berbagai instansi, perusahaan, dan organisasi agar kebutuhan darah masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Dewi.
Dewi mengapresiasi konsistensi BI Sumsel yang rutin mendukung kegiatan donor darah. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah, perusahaan, dan organisasi lain untuk turut berpartisipasi.
“Semoga langkah yang dilakukan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan ini dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya, sehingga ketersediaan stok darah di Kota Palembang dapat terus terpenuhi demi membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menargetkan 150 kantong darah terkumpul dalam kegiatan kali ini.Ia menyebut, donor darah sudah menjadi agenda rutin BI Sumsel yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.
“Alhamdulillah, di Bank Indonesia kami rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah setiap tiga bulan sekali. Terima kasih kepada PMI Kota Palembang yang selalu mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Bambang.
Melalui sinergi berkelanjutan antara PMI Kota Palembang dan BI Sumsel, kedua pihak berharap kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah semakin meningkat. Dengan begitu, kebutuhan darah di Kota Palembang dapat terpenuhi secara optimal dan berkesinambungan.











