Proyek Bedah Rumah di Kampung Kuya Diduga Minim Transparansi, Papan Informasi Belum Terpasang

KABUPATEN TANGERANG (BANTEN) SUARAPANCASILA.ID – Proyek pembangunan bedah rumah yang didanai melalui anggaran pokok pikiran (Pokir) anggota dewan di Kampung Kuya, RT 001/RW 003, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek yang telah berjalan selama dua hari tersebut belum dilengkapi papan informasi proyek, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di lokasi, proyek tersebut mencakup pembangunan dua unit rumah. Saat ini pekerjaan masih berada pada tahap pengerjaan pondasi.

Saat dikonfirmasi, salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengaku belum mengetahui alasan belum dipasangnya papan informasi proyek.

Bacaan Lainnya

“Papan proyek belum dipasang, saya belum tahu. Untuk bahan material disuplai dari toko material,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 001/RW 003 Kampung Kuya, Zaenal, mengaku tidak menerima pemberitahuan maupun koordinasi terkait pelaksanaan proyek tersebut.

“Kegiatan ini tidak ada koordinasi dengan saya, padahal lokasinya tepat di samping rumah saya,” katanya.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, papan informasi proyek belum terlihat terpasang. Selain itu, tidak tampak pengawas maupun mandor pelaksana di lokasi pekerjaan. Sejumlah pekerja juga terlihat belum menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagai bagian dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Ketua Media Center Jayanti (MCJ), Bonai Supriyadi, menilai setiap proyek yang dibiayai menggunakan anggaran negara semestinya mengedepankan prinsip transparansi.

“Setiap proyek yang menggunakan uang negara atau bersumber dari pajak masyarakat seharusnya memasang papan informasi. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana kegiatan, serta jangka waktu pelaksanaannya,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi terkait pelaksanaan proyek tersebut.

suarapancasilaid'

Pos terkait