Unik! 25 Botol Bekas di Brebes Expo Bisa Dibawa Pulang Jadi Bibit Tanaman

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Ada cara unik yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Brebes untuk mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan. Di tengah kemeriahan Brebes Expo 2026, pengunjung bisa menukarkan botol plastik bekas dengan bibit tanaman buah.

Cukup membawa 25 botol air mineral bekas, pengunjung dapat membawa pulang satu bibit tanaman. Ketentuan tersebut berlaku untuk botol ukuran 600 mililiter maupun 1,5 liter.

Sementara itu, untuk galon bekas, lima buah dapat ditukarkan dengan satu bibit tanaman.

Bacaan Lainnya

Program tersebut menjadi salah satu daya tarik stan DLH Kabupaten Brebes dalam Brebes Expo 2026 yang berlangsung di Kompleks Sport Center Brebes, 14-21 Agustus 2026.

Penjaga stan DLH Kabupaten Brebes, Latif, mengatakan program penukaran sampah plastik dengan bibit tanaman merupakan upaya mengurangi timbulan sampah sekaligus mendorong masyarakat melakukan penghijauan.

“Jadi maksud dari tukar sampah plastik dengan bibit tanaman ini untuk mengurangi timbulan sampah plastik yang ada sekarang. Selain itu, ada fungsi konservasi dengan menggalakkan program penanaman pohon,” ungkap Latif saat menyerahkan bibit tanaman, Senin (17/8/2026).

Menurut Latif, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengumpulan sampah. Masyarakat yang mendapatkan bibit juga diharapkan menanam dan merawatnya hingga tumbuh.

Dengan begitu, manfaat program tidak berhenti ketika botol plastik dikumpulkan. Sampah yang sebelumnya tidak bernilai dapat menjadi bagian dari upaya penghijauan di lingkungan masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi pengunjung agar mulai membiasakan diri memilah sampah. Masyarakat diajak melihat bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk menyimpan dan mengumpulkan botol bekas.

Antusiasme pengunjung terlihat dari sejumlah warga yang sengaja membawa sampah plastik untuk mengikuti program tersebut.

Salah satunya Lely Mulyani, warga Kota Baru, Brebes. Ia datang ke Brebes Expo bersama anak dan cucunya.

Lely mengaku tertarik mengikuti program tersebut karena selain mendapatkan tanaman, anak dan cucunya juga bisa belajar mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

“Datang bersama anak dan cucu, sekalian mengajak mereka melihat Brebes Expo. Kebetulan ada program tukar botol dengan tanaman, jadi sampah yang dibawa bisa dimanfaatkan dan kami juga mendapatkan tanaman untuk dirawat,” kata Lely.

Menurut dia, kegiatan semacam itu perlu terus dilakukan karena memberikan contoh sederhana kepada masyarakat bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata bisa dimanfaatkan.

Brebes Expo 2026 sendiri digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menampilkan berbagai capaian pembangunan, potensi daerah, dan kreativitas masyarakat, ajang tersebut juga menjadi ruang edukasi publik.

Melalui program tukar sampah dengan bibit tanaman, DLH Kabupaten Brebes ingin agar semangat perayaan kemerdekaan juga diikuti dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Bibit yang dibawa pulang pengunjung diharapkan tidak sekadar menjadi buah tangan dari Brebes Expo. Tanaman tersebut diharapkan benar-benar ditanam dan dirawat hingga tumbuh serta menghasilkan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Satu botol mungkin terlihat kecil. Namun, jika dikumpulkan bersama-sama, sampah tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi sampah plastik sekaligus menambah tanaman di lingkungan masyarakat.

suarapancasilaid'

Pos terkait