Urun Rembug, Bupati Brebes Ajak Warga di Perantauan Ikut Bangun Daerah

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengajak warga Brebes yang tinggal di luar daerah untuk ikut membantu membangun kampung halaman. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri acara Urun Rembug Perantau Brebes yang digelar di Auditorium Pusdiklat BPK RI, Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Majlis Silaturahmi Warga Brebes (MASIGAB) tersebut menjadi ajang pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Brebes dengan warga Brebes yang merantau di berbagai daerah. Dalam forum itu, dibahas berbagai peluang kerja sama untuk mendorong kemajuan Brebes di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Paramitha mengatakan pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Menurutnya, kemajuan Brebes membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat yang telah lama tinggal dan bekerja di luar daerah.

Bacaan Lainnya

“Brebes tidak bisa dibangun pemerintah sendirian. Kami butuh dukungan semua warga, termasuk saudara-saudara kita yang ada di perantauan,” ujar Paramitha.

Ia menilai warga Brebes yang merantau memiliki pengalaman, pengetahuan, serta jaringan pergaulan yang luas. Hal itu dinilai sangat penting untuk membantu membuka peluang usaha, lapangan kerja, pendidikan, hingga investasi bagi masyarakat di kampung halaman.

Karena itu, Paramitha mengajak para perantau untuk ikut berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Bentuk dukungan itu bisa berupa gagasan, membuka akses usaha, membantu promosi produk daerah, memberi pelatihan, maupun menanamkan modal usaha di Brebes.

Menurutnya, banyak potensi Brebes yang bisa dikembangkan jika mendapat dukungan bersama. Mulai dari sektor pertanian, perdagangan, usaha kecil menengah, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Dalam kesempatan itu, Paramitha juga mengenalkan program Brebes Beres, yaitu arah pembangunan Kabupaten Brebes yang menitikberatkan pada pelayanan publik yang lebih baik, ekonomi masyarakat yang lebih kuat, dan peningkatan kualitas pendidikan.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini sedang berupaya mempercepat pelayanan masyarakat agar lebih mudah dan cepat, mendorong pelaku UMKM naik kelas, meningkatkan nilai jual hasil pertanian seperti bawang merah, serta menyiapkan pendidikan dan pelatihan kerja yang sesuai kebutuhan zaman.

Selain itu, pemerintah daerah juga ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi warga Brebes di perantauan untuk ikut memberikan saran dan masukan. Menurut Paramitha, kritik dan ide dari masyarakat luar daerah sangat dibutuhkan agar pembangunan berjalan lebih baik.

Forum urun rembuk tersebut juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan komunitas perantau. Ke depan, akan dibentuk kerja sama yang lebih terarah agar kontribusi warga Brebes di luar daerah bisa berjalan nyata dan berkelanjutan.

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Banyak peserta menyampaikan harapan agar hubungan antara pemerintah daerah dan warga perantauan terus terjaga.

Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan bahwa kemajuan Brebes adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah berharap warga Brebes di mana pun berada dapat ikut ambil bagian untuk membawa daerah menjadi lebih maju dan sejahtera.

Pos terkait