TANAH LAUT, SUARA PANCASILA.ID – Sebanyak 59 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta se-Kabupaten Tanah Laut mengikuti Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) CUP 2026. Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, prestasi, kreativitas sekaligus membangun karakter dan sportivitas.
Kegiatan yang mengusung tema “Gali Bakat, Raih Prestasi dan Junjung Sportivitas” tersebut dibuka oleh Bupati Tanah Laut melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Abdillah, Selasa (29/09/2026).
Ketua Panitia MKKS CUP 2026, Dyah Setyarini, melaporkan kegiatan tahun ini diikuti 59 SMP dengan sembilan cabang lomba. Cabang tersebut meliputi lari 60 meter putra dan putri, tolak peluru putra dan putri, lompat jauh putra dan putri, cerdas cermat, storytelling, serta menyanyi solo lagu Banjar.
“Ajang MKKS CUP ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga memupuk jiwa sportivitas, kreativitas, disiplin, dan rasa cinta terhadap budaya lokal,” ujarnya.
Tingginya partisipasi sekolah, dengan hampir seluruh satuan pendidikan jenjang SMP turut ambil bagian, dinilai menjadi gambaran kuatnya komitmen bersama dalam mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik. Kompetisi tidak hanya memberikan ruang pada kemampuan olahraga, tetapi juga akademik, seni, serta keterampilan komunikasi.
Mewakili Bupati Tanah Laut, Abdillah menyampaikan apresiasi kepada MKKS SMP Kabupaten Tanah Laut yang secara konsisten mengembangkan kegiatan tersebut. Menurutnya, MKKS CUP tidak semata-mata menjadi ajang untuk menentukan juara, tetapi bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, disiplin, percaya diri, berkarakter dan mampu menghargai orang lain.
“Olahraga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, perjuangan, kejujuran dan sportivitas. Dalam sebuah pertandingan ada yang menang dan ada yang kalah. Yang paling penting adalah bagaimana kita bertanding dengan sungguh-sungguh, menghormati lawan, menaati aturan dan menerima hasil dengan lapang dada,” pesannya.
Ia juga mendorong peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi menjadikan MKKS CUP sebagai kesempatan memperoleh pengalaman, membangun persahabatan dan membentuk karakter. Peserta diminta menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menghormati lawan, wasit, guru maupun pendamping.
Lebih jauh, pemerintah daerah berharap sekolah dapat memberikan ruang yang luas bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya, baik dalam bidang akademik, olahraga, seni maupun bidang lainnya. Sebab, setiap anak memiliki keunggulan yang berbeda dan tidak seluruhnya dapat diukur melalui prestasi akademik.
“Jangan sampai ada anak yang merasa tidak memiliki kelebihan hanya karena prestasi akademiknya biasa saja. Bisa jadi kelebihannya ada di lapangan olahraga, panggung seni, teknologi atau bidang lainnya. Tugas kita adalah menemukan potensi itu, membimbingnya dan memberikan kesempatan agar mereka berkembang,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, turut disampaikan harapan agar pembinaan terhadap potensi olahraga pelajar dapat berkelanjutan hingga melahirkan atlet berprestasi di tingkat daerah maupun nasional. Perkembangan jumlah cabang MKKS CUP dari tahun ke tahun dinilai menjadi salah satu langkah positif untuk semakin banyak menemukan dan mengembangkan talenta muda Tanah Laut.
MKKS CUP 2026 sekaligus memperkuat sinergi antarsatuan pendidikan dalam mendukung pengembangan bakat peserta didik.
Melalui kompetisi yang sehat, para pelajar diharapkan tidak hanya memperoleh prestasi, tetapi juga pengalaman dan nilai-nilai yang menjadi bekal untuk melanjutkan pembangunan daerah di masa depan.“Raih prestasi dengan cara yang terhormat dan jadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan. Setiap pertandingan adalah proses untuk belajar menjadi lebih baik,” pesannya.











