951 Anak Dari Tiga Kabupaten Ikuti Lomba Mewarnai Gebyar Semarak Merah Putih 2026 Di Rejang Lebong

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Sebanyak 951 anak dari tiga kabupaten ambil bagian dalam Lomba Mewarnai tingkat PAUD/TK/RA negeri dan swasta yang digelar Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam rangka Gebyar Semarak Merah Putih Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Dwi Tunggal Curup, Senin (2/11/2026), mulai pukul 07.30 WIB.

Peserta berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong. Dari total 951 peserta, sebanyak 885 anak berasal dari Rejang Lebong, 52 anak dari Kepahiang, dan 14 anak dari Kabupaten Lebong.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong Titin Verayensi, SKM., MKM., Asisten III Elva Mardiana, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Zakaria Effendi, M.Pd., serta sejumlah undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Asisten II Titin Verayensi yang mewakili Pelaksana Tugas Bupati Rejang Lebong menyampaikan apresiasi kepada panitia, pihak sekolah, guru, serta orang tua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Titin, lomba mewarnai bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan keberanian, kreativitas, dan kemampuan sejak usia dini.

“Percayalah, semua anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai hari ini sudah menjadi pemenang. Mereka menang melawan rasa takut, berani menunjukkan kemampuan, serta memperlihatkan kreativitas melalui warna-warna yang mereka pilih,” ujar Titin.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan gembira dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga. Kepada dewan juri, ia meminta agar penilaian dilakukan secara objektif sehingga peserta yang terpilih benar-benar berdasarkan kemampuan dan hasil karya mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong Zakaria Effendi mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas, inovasi, serta kemandirian anak sejak usia dini.

Melalui perlombaan ini, kemampuan anak dalam berkarya secara mandiri dapat terlihat, termasuk dalam menentukan dan memadukan warna sesuai imajinasi masing-masing tanpa selalu bergantung pada pendampingan orang tua maupun guru.

“Kita ingin menumbuhkan kreativitas dan kemandirian anak-anak sejak dini. Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat bagaimana mereka mampu berkarya sendiri dan menentukan kombinasi warna sesuai dengan imajinasi masing-masing,” jelas Zakaria.

Ia menambahkan, perlombaan dilaksanakan selama satu hari dan pengumuman pemenang dilakukan pada hari yang sama. Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia juga membatasi orang tua dan guru pendamping memasuki ruang perlombaan, kecuali petugas pengawas yang telah ditunjuk.

Lebih lanjut, Zakaria mengajak orang tua dan tenaga pendidik untuk terus mendorong anak-anak mengikuti kegiatan positif dan mendidik. Ia juga mengingatkan pentingnya mencegah perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan.

“Harapan kita, mari isi kegiatan anak-anak dengan hal-hal positif, kegiatan yang mendidik, serta kegiatan yang dapat mengembangkan kreativitas mereka. Anak-anak juga harus rajin belajar sejak usia dini,” pesannya.

Melalui Gebyar Semarak Merah Putih Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berharap semakin banyak ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, meningkatkan rasa percaya diri, serta membentuk generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berprestasi.

suarapancasilaid'

Pos terkait