Ahmad Yani Jabat Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim Sisa Masa Bakti 2025-2030

MUARA ENIM, SUARA PANCASILA.ID – Seiring dengan ditunjuknya Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, maka atas dasar jabatan (ex-officio) dalam Permendagri Nomor 36 Tahun 2020, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., sebagai suami secara otomatis menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim.

Hal tersebut ditandai dengan penetapan jabatan pelaksana tugas berdasarkan Surat Tugas dari Ketua TP. PKK Provinsi Sumatera  No.189/ST/PKK.Prov.Sumsel/VI/2026 tanggal 15 Juni 2026. Secara simbolis serah terima jabatan dari perwakilan pengurus lama kepada Plt. Ketua TP. PKK Kabupaten Muara Enim yang disertai penyerahan Keputusan Bupati Muara Enim tentang Kepengurusan TP. PKK Kabupaten Muara Enim sisa masa bakti 2025-2030 oleh Plt. Bupati, Senin (27/07) di Balai Agung Serasan Sekundang, Muara Enim.

Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., yang hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Deddy Arianto Sutopo, S.Pd., dan anggota Forkopimda menyampaikan penetapan Plt.  TP. PKK Kabupaten Muara Enim mempedomani Permendagri Nomor 36 Tahun 2020 Pasal 6 menyebutkan bahwa pasangan kepala daerah baik istri/suami otomatis menjadi Ketua TP. PKK di wilayahnya masing-masing.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu Ketua TP. PKK Provinsi Sumsel, Febrita Herman Deru menetapkan Ir. H. Ahmad Yani, M.M., sebagai pelaksana tugas dan memberhentikan dengan hormat pejabat lama. Dirinya-pun berharap di bawah kepemimpinan pejabat baru TP. PKK Kabupaten Muara Enim mampu bersinergi menyelaraskan 10 program pokok PKK dengan 20 program strategis prioritas pembangunan daerah dalam visi Membara ‘Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan Maju dan Berkelanjutan’.

Sementara itu Plt. Ketua TP. PKK menyampaikan keoptimisan dan kesiapannya mengemban amanah untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi TP. PKK di Kabupaten Muara Enim. Dirinyapun bertekad mendukung dan menyukseskan  program pembangunan daerah, termasuk 20 program strategis prioritas melalui kolaborasi dengan seluruh perangkat daerah.

suarapancasilaid'

Pos terkait