MURATARA, SUARA PANCASILA.ID – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni, menghadiri Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung BPKAD Lantai II, Rabu (6/5/2026).
Kabupaten Musi Rawas Utara merupakan daerah otonom di Provinsi Sumatera Selatan yang resmi dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2013 dengan pusat pemerintahan berada di Rupit.
Sejak berdiri, penguatan kapasitas desa menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok. Workshop ini mengangkat tema “Tata Kelola Keuangan Desa yang Berkualitas dalam Rangka Peningkatan Kemandirian Desa yang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.”
Tema tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan dan pelaksanaan pembangunan yang transparan, efektif, serta dapat dipertanggung jawabkan.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat nasional dan regional yang memiliki kompetensi di bidang pengawasan keuangan serta pembangunan desa.
Mereka di antaranya H. Fauzi Amro, M.Si (Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem), Dr. Arman Sahri Harahap, S.E., M.M (Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Pembangunan dan Tata Kelola Pemerintahan Desa).
Dra. Farida Kurnianingrum, MM (Direktur Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan Ditjen PDP Kementerian Desa dan PDT), Supriyadi, S.E., M.M (Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan), serta Rahmadi Murwanto (Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan).
Dalam sambutannya, Devi Suhartoni menegaskan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah.
Karena itu, menurut dia, tata kelola keuangan desa harus dijalankan secara profesional, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung.
“Melalui workshop ini kita berharap seluruh pemerintah desa semakin memahami pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel, sehingga setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Devi Suhartoni.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara terus berkomitmen mendorong lahirnya desa-desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing.
Lebih dari sekadar agenda evaluasi, workshop ini juga menjadi ruang diskusi strategis untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pembangunan desa yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sistem pertanggungjawaban keuangan desa agar semakin tertib administrasi dan tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku.
Dengan terselenggaranya workshop tersebut, seluruh desa di Kabupaten Musi Rawas Utara diharapkan semakin optimal dalam merencanakan, melaksanakan, dan mempertanggung jawabkan pembangunan desa. Langkah itu menjadi bagian penting menuju terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh di Bumi Berselang Serundingan.










