JAKARTA,SUARAPANCASILA,ID- Karya jurnalistik yang mengangkat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kabupaten Lumajang berhasil meraih Juara III tingkat nasional kategori media cetak. Penghargaan tersebut diraih wartawan Harian Bangsa, Dadang Dwi Tanto, melalui karya jurnalistik tentang pelaksanaan TMMD Kodim 0821/Lumajang.
Penghargaan diterima langsung Dadang Dwi Tanto bersama Komandan Kodim (Dandim) 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TMMD ke-130 TA 2026 di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes AD), Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Waaster Kasad Bidang Pembinaan Teritorial (Binter) Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E.
Capaian ini menunjukkan bahwa karya jurnalistik dari daerah dapat mendapat apresiasi di tingkat nasional. Liputan mengenai TMMD tidak hanya menyampaikan informasi mengenai kegiatan pembangunan, tetapi juga merekam keterlibatan masyarakat, semangat gotong royong, serta proses pelaksanaan program di wilayah sasaran.
Dalam proses peliputan, berbagai kegiatan Satgas TMMD, partisipasi masyarakat, serta perkembangan pembangunan di lokasi sasaran dihimpun melalui pengamatan dan pengumpulan informasi di lapangan. Materi tersebut kemudian diolah menjadi karya jurnalistik yang mengangkat pelaksanaan TMMD di wilayah Lumajang.
Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara jajaran TNI, wartawan, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD.
“Alhamdulillah, Kodim 0821 Lumajang mendapatkan Juara III karya jurnalistik kategori media cetak. Ini bukan hasil kerja kami sendiri, tetapi juga berkat teman-teman wartawan yang bersama-sama berjuang dan mengawal kegiatan di lapangan,” ujar Anton.
Menurut Anton, keberadaan insan pers memiliki peran dalam menyampaikan berbagai kegiatan TMMD kepada masyarakat. Pemberitaan tersebut, kata dia, dapat menjadi bagian dari dokumentasi sekaligus sarana informasi mengenai pelaksanaan program di wilayah.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi jajaran Kodim 0821/Lumajang. Penghargaan itu juga menjadi salah satu catatan dalam perjalanan pengabdiannya selama memimpin pelaksanaan TMMD.
“Ini suatu kebanggaan bagi kami. Penghargaan ini akan saya bawa sebagai bagian dari perjalanan karier dan menjadi kenangan yang berharga,” ungkapnya.
Sementara itu, Dadang Dwi Tanto mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas karya jurnalistik dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.
Dadang menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI AD, Satgas TMMD, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, informasi, dan akses selama proses peliputan.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran TNI AD, Satgas TMMD, pemerintah daerah, masyarakat, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan, informasi, dan kesempatan sehingga karya ini dapat terselesaikan dengan baik,” kata Dadang, yang akrab disapa Dudung.
Menurutnya, sebuah karya jurnalistik tidak lahir dari proses individual semata. Peliputan membutuhkan pengumpulan data, verifikasi informasi, pengamatan langsung di lapangan, serta komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh informasi yang relevan.
Dadang juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan rekan-rekan yang selama ini memberikan dukungan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Juara III ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, menjaga integritas jurnalistik, dan menghadirkan informasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI, insan pers, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai program pembangunan.
“Semoga sinergi antara TNI, insan pers, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mengawal setiap langkah pengabdian dan pembangunan untuk Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya











