EMPAT LAWANG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang meluncurkan program (JM Betanam) dengan target penanaman sebanyak 1.000 pohon kelapa.Program ini menjadi salah satu inovasi daerah yang tidak hanya ditujukan untuk Penghijauan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Program JM Betanam diluncurkan bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-65 Pramuka di Kabupaten Empat Lawang.Peluncuran tersebut disampaikan Wakil Bupati Empat Lawang, Arifai, saat menutup kegiatan Kemah Bakti Pramuka di Bumi Perkemahan Pulo Mas, Tebing Tinggi, Jumat (14/8/2026).
Arifai berharap JM Betanam dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Empat Lawang.Menurutnya, penanaman pohon kelapa memiliki manfaat ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus membuka potensi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
“Program JM Betanam diharapkan bisa terlaksana dengan baik di Empat Lawang dan berdampak positif, baik dari segi penghijauan maupun bermanfaat secara ekonomis,” kata Arifai.
Ia menjelaskan, JM Betanam memiliki empat tujuan utama, yakni sebagai langkah konkret Pengendalian inflasi inovasi daerah, upaya penghijauan, serta simbol Pramuka melalui tunas kelapa.
Sebanyak 1.000 pohon kelapa tersebut nantinya akan disebar di berbagai lokasi, mulai dari desa, kelurahan, sekolah hingga kantor pemerintahan.Dengan demikian, gerakan menanam diharapkan tidak hanya berlangsung di satu lokasi, tetapi menjadi gerakan bersama masyarakat.
Sebagai upaya memperkuat pelaksanaan program, pemerintah desa di Kabupaten Empat Lawang juga didorong membuat Peraturan Desa (Perdes) yang dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam gerakan penanaman pohon.
Salah satu gagasan yang muncul yakni setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan menanam sedikitnya dua batang pohon kelapa.Gagasan tersebut diharapkan dapat memperluas gerakan penanaman sekaligus menumbuhkan budaya menanam di tengah masyarakat.
Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setda Empat Lawang, Susanto, mengatakan Ekobang merupakan bagian dari sekretariat pengendali inflasi daerah.Karena itu, gerakan menanam menjadi salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mendukung pengendalian inflasi.
“Sebagai langkah konkretnya adalah melalui gerakan menanam. Kemudian keluarlah inovasi daerah berupa JM Betanam atau jam musim bertanam ,” ungkap Susanto.Ia berharap seluruh pihak terkait dapat saling mendukung agar program JM Betanam berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Empat lawang.
Dukungan juga disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Empat Lawang, Hj. Heppy Safriani Joncik, S.KM., M.Kes. Ia menyatakan TP PKK Empat lawang siap mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Semoga program ini bisa menjadi legacy atau warisan yang bermanfaat bagi generasi yang akan datang, khususnya bagi seluruh masyarakat Empat Lawang,” ungkapnya.Dengan pelaksanaan yang konsisten, JM Betanam diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.











