Forkopimcam Bersama Paguyuban Perguruan Silat Adakan Ngopi Bareng Perkuat Kamtibmas Kecamatan Ploso

JOMBANG (JATIM).SUARAPANCASILA.ID – Ngopi bareng Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Ploso dengan paguyuban pencak silat (PPS) adalah inisiatif strategis untuk menjaga kondusivitas, memperkuat silaturahmi, dan mencegah konflik antar perguruan.

Kegiatan diadakan di pendopo Kecamatan, Jl. Raya Ploso No. 232, Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kode pos 61453.(6/5/2026).

Acara dimulai pukul 20.00 WIB malam ((5/5), ngopi bareng bersama PPS ini direncanakan rutin dilakukan, terutama di wilayah Kecamatan Ploso untuk memastikan situasi aman dan harmonis (Harkamtibmas).Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, sekaligus penguatan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Ploso.

Bacaan Lainnya

Tujuan “Ngopi Bareng” dilaksanankan memperkuat sinergitas dengan semua elemen yang melibatkan Polsek, Koramil, dan Camat untuk berkomunikasi langsung dengan ketua perguruan silat setempat.

Sejumlah perguruan silat yang hadir di antaranya Persaudaraan SH Terate Pusat Madiun , IKS PI, Nurharias (NH), Margoluyu, Belut Putih (BP), Cempaka Putih, Pandan Alas, Jurnalis Terate Indonesia (JTI) cabang Jombang

Turut hadir camat Ploso Tridoyo Purnomo, S.STP., Kapolsek Ploso Kompol Achmad Chairuddin, S.Pd., M.H., Danramil Ploso Kapten Andik Purwanto yang diwakili, dan Muslimin dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Camat Ploso, Tridoyo Purnomo mengawali sambutan “Ngopi Bareng” menyampaikan terima kasih kepada semua elemen yang hadir. Bahwa keberadaan PPS sangat penting jika semua elemen perguruan amanah sesuai ajarannya, bisa menyamakan konsep, menyamakan tupoksi masing-masing agar keberadaan perguruan silat bermanfaat untuk masyarakat.

Ia juga menyampaikan bagaimana perguruan bisa menciptakan konsep-konsep yang bermanfaat agar tercipta perdamaian antar perguruan.

Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairuddin dalam sambutanya menyampaikan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif, khususnya dalam mengawal dinamika kegiatan masyarakat.Harapan kapolsek semua perguruan PPS Ploso komitmen bersama untuk menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi.

“Peran aktif semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan, termasuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, kami menghimbau dan antisipasi agar mengingatkan anggotanya jangan sampai keluar rumah sampai tengah malam, agar tidak terjerat tindak pidana.”ujar Kapolsek

Harapannya dalam pertemuan ini dapat mempererat tali persaudaraan juga peran aktif menjaga kamtibmas di wilayah kecamatan Ploso.Pencak silat adalah warisan budaya nasional agar kita bersama bisa merawat dan melestarikan sehingga bermanfaat untuk masyarakat.Apabila terjadi sebuah konflik atau permasalahan agar bisa meredam dan dapat diselesaikan secara kekeluargaan di tingkat Kecamatan.Imbuhnya

Ditempat sama, Aipda Dedi Rizal yang baru menjabat kanit Intel Polsek Ploso menambahkan singkat agar dalam perguruan silat sejak dini menanamkan ajaran tidak saling membenci dengan sesama perguruan lain, sehingga dalam jiwa siswa sampai kelak menjadi warga betul-betul tertanam kebaikan, kasih sayang sesama.

Sementara itu, Bagus Tria Mangun Karsa selaku ketua PPS Kecamatan Ploso mengucapkan terimakasih kepada Forkopimcam Ploso, dan mengajak seluruh anggota maupun ketua perguruan silat yang tegabung dalam team perdamaian PPS untuk terus memperkuat soliditas dan kebersamaan.

“Kami memohon kepada semua perguruan yang tergabung di PPS dari semua elemen ini menjadi kunci, ikut menjaga kamtibmas agar terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman dimasyarakat,”ujarnya

Bagus juga menyinggung menjelang bulan syuro mengajak semua elemen yang hadir dalam forum ini, pimpinan perguruan yang tergabung di PPS ikut menghimbau kepada anggotanya atau warganya meminimalisir aksi kriminalitas oleh oknum, khususnya konvoi dijalan yang tidak perlu.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta sepakat memperkuat komunikasi antarperguruan serta meningkatkan kepedulian terhadap situasi wilayah.

Kegiatan ini terbukti efektif menciptakan hubungan harmonis antar perguruan, sekaligus juga akan direncanakan rutin setiap sebulan atau dua bulan sekali sebagai sarana koordinasi dan mempererat hubungan antar elemen masyarakat.

Usai acara ditutup camat Ploso dengan doa bersama oleh Muslimin dari FKDM sebagai harapan agar kondusivitas wilayah Kecamatan Ploso tetap terjaga
[Yant/JTI]

Pos terkait