LaNyalla Bersama DPRD Kota Malang Dorong Anjungan Air Siap Minum Jadi Percontohan Nasional

Dirut Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo memperlihatkan cara operasional Anjungan Air Siap Minum (AASM) kepada DPD RI, LaNyalla dan anggota DPRD Kota Malang. Foto : Kim (suarapancasila.id)

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – DPD RI perwakilan Jawa Timur periode 2024–2029, Ir. H. AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, M.HP., meninjau langsung inovasi Anjungan Air Siap Minum (AASM) milik Perumda Air Minum Tugu Tirta (PDAM) Kota Malang di kawasan Kayutangan Heritage, Kamis (07/05/2026).

Kunjungan tersebut disambut Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, S.E., S.Sos., M.M. Turut hadir pula Ketua Komisi C DPRD Kota Malang dari Fraksi PKB, Muhammad Anas Muttaqin, serta Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar, Djoko Prihatin dan Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Fraksi Golkar, Kartika.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, mengatakan bahwa hadirnya Anjungan Air Siap Minum (AASM) di kawasan Kayutangan Heritage merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus mendukung sektor pariwisata Kota Malang.

Bacaan Lainnya

“Kehadiran Anjungan Air Siap Minum ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan Perumda Tugu Tirta kepada masyarakat. Kami ingin menghadirkan akses air minum yang aman, sehat, mudah dijangkau, dan ramah lingkungan, khususnya di kawasan wisata seperti Kayutangan Heritage,” ujar Priyo Sudibyo.

Ia menjelaskan, program tersebut juga menjadi upaya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai sekaligus mendukung gaya hidup masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Menurutnya, keberadaan AASM tidak hanya memberi manfaat bagi wisatawan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan citra Kota Malang sebagai kota wisata yang modern, sehat, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Perumda Tugu Tirta di bawah kepemimpinan Priyo Sudibyo.

“Ya, kita mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh PDAM Kota Malang di bawah kepemimpinan Pak Priyo. Inovasi tentang penyediaan air siap minum ini sangat membantu para wisatawan maupun UMKM yang ada di kawasan Kayutangan Heritage dengan harga yang efisien, murah, namun sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Anas kepada awak media.

Menurutnya, inovasi tersebut memiliki dampak positif yang besar dan layak disosialisasikan secara lebih luas hingga tingkat nasional.

“Makanya Pak LaNyalla sebagai anggota DPD RI harapannya bisa turut menjadi duta agar inovasi yang dilakukan oleh PDAM Kota Malang ini bisa disosialisasikan ke level nasional,” tambahnya.

Selain mengapresiasi inovasi air siap minum, Anas juga menyoroti kondisi lingkungan di kawasan heritage tersebut, khususnya terkait minimnya resapan air yang berpotensi menimbulkan banjir saat musim hujan.

“Tadi saat masuk ke kawasan kampung heritage, kami belum melihat adanya resapan-resapan air. Ini menjadi perhatian ke depan. Kalau di wilayah perkampungan, biasanya yang paling cocok adalah biopori,” jelasnya.

Ia mengatakan persoalan tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan dinas terkait melalui berbagai program, baik pokok pikiran (pokir) DPRD, program RT berkelas, maupun intervensi langsung dari perangkat daerah.

DPD RI, LaNyalla (tengah) foto bersama dengan Dirut Tugu Tirta, DPRD Kota Malang , Pengurus KADIN Kota Malang dan Jawa Timur. Foto (Kim/ suarapancasila.id)

“Kita harus intervensi karena tadi ada aspirasi masyarakat terkait banjir,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anas berharap inovasi AASM dapat terus dikembangkan dan diperluas ke berbagai wilayah di Kota Malang. Menurutnya, inovasi tersebut juga memiliki multiplier effect bagi pemberdayaan masyarakat.

“Yang menarik bukan hanya air siap minumnya, tapi juga bagaimana nantinya pemberdayaan masyarakat bisa digandeng melalui kelompok-kelompok masyarakat. Jadi ada multiplier effect dari program ini,” ungkapnya.

Dirut Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo menikmati kesegaran Anjungan Air Siap Minum dihadapan DPD RI, LaNyalla dan DPRD Kota Malang. Foto : Kim ( suarapancasila.id)

Ia pun berharap inovasi yang dilakukan Tugu Tirta tidak berhenti di satu titik saja, melainkan terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya mengharumkan nama Kota Malang.

“Harapannya inovasi ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus ditularkan. Karena di Kota Malang ternyata banyak sekali inovasi yang bisa membantu mengharumkan nama daerah,” katanya.

Sementara itu, LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai program Anjungan Air Siap Minum tersebut layak menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lain di Indonesia.

“Ini harusnya ditiru sama kabupaten kota yang lain. Selama ini banyak daerah bicara soal pelayanan publik, tapi belum semua mengaplikasikan inovasi seperti ini,” ujar LaNyalla.

Ia menegaskan, DPD RI siap mendorong agar program serupa dapat diterapkan di berbagai daerah, khususnya di Jawa Timur.

DPD RI, LaNyalla menyempatkan diri kunjungi oleh oleh khas malang hasil UMKM di kawasan Kayutangan Heritage. Foto (Kim/ suarapancasila.id)

“Nanti DPD akan coba mendorong, terutama untuk kabupaten kota. Saya mewakili Jawa Timur, jadi saya akan berusaha supaya ini bisa ditiru,” katanya.

LaNyalla juga menilai keberadaan fasilitas air siap minum sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Harapan saya ditingkatkan lagi, kalau bisa sepanjang jalan ada fasilitas seperti ini. Air minum itu kebutuhan utama masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, keberadaan AASM juga dapat dikolaborasikan dengan berbagai sektor usaha dan pelayanan publik agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang.

 

REPORTER : DONI KURNIAWAN

EDITOR : DENNY W

Pos terkait