KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Malang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si., resmi dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Good Governance Daerah dalam ajang bergengsi PWI Jatim Award 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, dengan disaksikan oleh Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, pada malam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 di Surabaya, Kamis (16/04/2026).
Capaian gemilang ini memancing reaksi positif dari berbagai kalangan, salah satunya dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Malang Raya.
Ketua DPC PW-FRN Malang Raya, Matnadir—atau yang akrab disapa Khodir—menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penghargaan yang diterima oleh Budiar Anwar. Menurut tokoh muda asal Madura ini, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan validasi atas dedikasi nyata dalam membenahi sistem birokrasi.
”Atas nama pribadi dan keluarga besar PW-FRN Malang Raya, saya ucapkan selamat kepada Bapak Budiar Anwar. Ini adalah prestasi luar biasa yang membuktikan bahwa inovasi dan kerja keras birokrasi di Kabupaten Malang diakui secara luas,” ujar Matnadir dalam keterangan resminya, Jumat (17/04/2026).
Matnadir menilai sosok Budiar Anwar merupakan figur birokrat yang visioner. Di bawah kepemimpinannya sebagai Sekda, Pemerintah Kabupaten Malang dinilai berhasil membangun sistem yang transparan dengan memudahkan akses informasi bagi publik. Kemudian akuntabel yakni menjamin setiap kebijakan dapat dipertanggungjawabkan serta responsif cepat tanggap terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat.
”Beliau adalah figur yang mampu membawa semangat perubahan. Penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Good Governance ini sangat layak, mengingat komitmen beliau terhadap pelayanan publik yang bersih dan profesional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Matnadir menekankan bahwa penghargaan ini juga menjadi simbol harmonisnya hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers. Sinergi yang kuat dalam keterbukaan informasi publik menjadi kunci utama penguatan demokrasi di tingkat daerah.
Ia berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Malang untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
”Semoga ini menjadi energi positif untuk membawa Kabupaten Malang semakin maju, sejahtera, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional,” tutupnya.
Ajang ini merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada tokoh-tokoh inspiratif di Jawa Timur yang memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.
REPORTER : DONI KURNIAWAN
EDITOR : DENNY W










