Napak Tilas Jejak Bung Karno, Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang Kobarkan Semangat Nasionalisme di HUT Ke-79

BLITAR (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemuda Demokrat Indonesia (PDI), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan napak tilas sejarah dengan mengunjungi Candi Penataran, berziarah ke Makam Proklamator RI Bung Karno, serta mengunjungi Istana Gebang di Kota Blitar, Minggu (31/5/2026).

Mengusung tema “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi bagi para kader dan generasi muda untuk memperkuat semangat nasionalisme, kebangsaan, dan gotong royong di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua DPC Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang, Sugiono, menegaskan bahwa Pemuda Demokrat Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai organisasi kepemudaan yang lahir dari gagasan besar Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Bacaan Lainnya

“Pemuda Demokrat Indonesia merupakan organisasi yang dibentuk Bung Karno pada 31 Mei 1947 sebagai wadah berhimpunnya para pemuda. Pada masa itu Bung Karno juga mendirikan GMNI untuk mahasiswa dan GSNI untuk pelajar. Tujuannya adalah menumbuhkan rasa memiliki terhadap bangsa dan negara serta membangun jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda,” ujar Sugiono.

Menurutnya, kunjungan ke situs-situs sejarah tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya menanamkan kembali pesan Bung Karno kepada generasi muda melalui semangat Jasmerah (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah).

Ia menjelaskan bahwa perjuangan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan ditempuh melalui pengorbanan besar para pahlawan dan rakyat Indonesia, sehingga generasi penerus memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan tersebut.

“Kami ingin mengingatkan bahwa bangsa ini lahir melalui perjuangan yang panjang dan penuh pengorbanan. Karena itu, generasi muda jangan sampai melupakan sejarah bangsanya sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyoroti tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, terutama mulai berkurangnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis.

Menurutnya, implementasi paling relevan dari ajaran Bung Karno di era sekarang adalah menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan utama bangsa.

“Hari ini kepedulian terhadap sesama mulai terkikis. Banyak orang lebih memilih berjalan sendiri-sendiri. Padahal nilai gotong royong adalah warisan luhur bangsa yang harus terus dijaga. Segala sesuatu akan menjadi lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama,” ungkapnya.

Pada peringatan HUT ke-79 ini, DPC Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang juga menyampaikan sejumlah harapan kepada generasi muda, khususnya di tengah situasi ekonomi nasional dan global yang penuh tantangan.

Sugiono berharap para pemuda tetap menjaga solidaritas sosial, memperkuat rasa persaudaraan, serta mempertahankan semangat nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap pemuda tetap bergotong royong, saling membantu, dan memiliki rasa kepedulian terhadap sesama. Bangsa ini akan kuat apabila generasinya memiliki semangat persatuan dan rasa memiliki terhadap tanah air,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai harga mati. Menurutnya, pemuda harus menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan bangsa dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pemuda harus tetap memegang teguh prinsip NKRI Harga Mati. Kita harus menjaga persatuan, mengamalkan Pancasila, serta menghormati keberagaman sebagai kekuatan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dalam pesannya kepada Generasi Z dan Generasi Alpha, Sugiono mengajak para penerus bangsa untuk tetap kokoh mempertahankan kedaulatan negara dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang dapat memecah belah persatuan nasional.

“Estafet perjuangan bangsa ada di tangan Generasi Z dan Generasi Alpha. Kami berharap mereka tetap mempertahankan bangsa dan negara ini dengan semangat nasionalisme yang kuat. Indonesia Emas 2045 hanya bisa terwujud apabila generasi mudanya memiliki karakter, integritas, dan cinta tanah air yang tinggi,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-79 Pemuda Demokrat Indonesia tersebut menjadi simbol komitmen organisasi dalam menjaga warisan pemikiran Bung Karno sekaligus memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

 

REPORTER : DONI KURNIAWAN

EDITOR : DENNY W

suarapancasilaid'

Pos terkait