Oknum Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Teluk Nibung Diduga Gelapkan Barang Sitaan Negara

T BALAI(SUMUT),SUARAPANCASILA.ID — Dugaan serius mencuat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Teluk Nibung, Sejumlah oknum pejabat diduga terlibat dalam praktik penggelapan barang sitaan negara, memunculkan kegelisahan publik atas integritas pengelolaan aset hasil penindakan.

Dugaan ini menguat setelah awak media melakukan upaya konfirmasi langsung ke kantor Bea Cukai Teluk Nibung sebanyak tiga kali. Namun, setiap kunjungan justru dihadapkan pada pola yang dinilai tidak lazim, Pihak yang menerima selalu berbeda-beda, tanpa ada pejabat berwenang yang bersedia memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi yang jelas.

Kondisi semakin memantik kecurigaan ketika dalam salah satu kunjungan, awak media disebut sempat dihalangi untuk masuk ke area kantor Sikap tertutup ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi lembaga dalam mengelola barang sitaan yang seharusnya berada dalam pengawasan ketat negara.

Bacaan Lainnya

Sumber-sumber yang berkembang menyebut dugaan ini tidak berhenti pada level pelaksana, melainkan mengarah pada kemungkinan keterlibatan pejabat struktural di internal Bea Cukai Teluk Nibung. Jika benar, maka persoalan ini berpotensi menjadi skandal besar yang menyangkut penyalahgunaan kewenangan dan penguasaan ilegal atas aset negara.

Publik kini mempertanyakan keberadaan fisik barang sitaan tersebut, mekanisme pencatatan, serta siapa saja yang bertanggung jawab atas pengelolaannya? Sebab, setiap barang sitaan negara memiliki prosedur hukum yang jelas, mulai dari penyimpanan, pemusnahan, hingga pelelangan.

Jika barang sitaan terbukti digelapkan atau diperdagangkan secara ilegal, maka tindakan itu berpotensi masuk dalam kategori penggelapan aset negara, penyalahgunaan jabatan, hingga dugaan tindak pidana korupsi.
Masyarakat mendesak Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pengawas internal, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigatif secara terbuka dan menyeluruh terhadap seluruh data barang sitaan di Bea Cukai Teluk Nibung.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bea Cukai Teluk Nibung. Sementara itu, sorotan publik terus menguat, menanti jawaban atas satu pertanyaan penting ke mana barang sitaan negara akhirnya mengalir,tutur Jangga.(AH)

suarapancasilaid'

Pos terkait