MUARA ENIM, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Muara Enim menggelar diskusi bersama anggota DPR RI, H. Wahyu Sanjaya, S.E., M.M., dan DPD RI, Hj. Eva Susanti, S.E., M.M., sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian daerah, Selasa (03/11) di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda.
Dalam forum yang di hadiri Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., beserta unsur Forkopimda tersebut, Pemkab. Muara Enim menyoroti dampak kebijakan pemotongan dana transfer pusat terhadap kemampuan daerah dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.
Meski dihadapkan pada tantangan fiskal, Plt. Bupati yang hadir didampingi Plt. Ketua TP. PKK, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga keberlangsungan pembangunan prioritas serta meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran guna mendukung kesejahteraan masyarakat.
Selain persoalan fiskal, percepatan pembangunan Jalan Tol Prabumulih-Muara Enim menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam diskusi. Infrastruktur strategis tersebut dinilai sangat penting untuk memperkuat konektivitas wilayah, memangkas waktu tempuh, meningkatkan arus distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Pada kesempatan itu, Plt. Bupati juga menyampaikan kebutuhan dukungan pendanaan bagi pengembangan RSUD H.M. Rabbain Muara Enim sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah tersebut. Pengembangan fasilitas kesehatan dinilai mendesak untuk meningkatkan kualitas layanan, kapasitas sarana dan prasarana, serta pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan berbagai usulan strategis yang disampaikan dapat memperoleh dukungan konkret sehingga mampu mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan akses layanan publik, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim.











