TANAH LAUT, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui pelibatan keluarga, pemerintah desa, dan organisasi kemasyarakatan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam melindungi generasi muda sekaligus menjaga ketahanan masyarakat.
Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Ismail Fahmi, saat membacakan sambutan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto pada kegiatan Tindak Lanjut Fasilitasi dan Intervensi P4GN Bidang Pencegahan Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa serta Fasilitasi Pendidikan Antinarkoba pada Keluarga, Rabu (4/11/2026), di Aula Kantor Kecamatan Takisung.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan ancaman nyata yang tidak hanya merusak masa depan generasi muda, tetapi juga dapat menghancurkan ketahanan keluarga serta menghambat pembangunan daerah dan bangsa.
Menurutnya, persoalan narkoba tidak boleh dianggap sebagai ancaman yang jauh dari kehidupan masyarakat. Peredarannya dapat menyasar berbagai lingkungan tanpa memandang usia, latar belakang pendidikan, maupun kondisi sosial ekonomi. Karena itu, pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama dan tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum.
Ia menegaskan, keluarga merupakan benteng pertama dan utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Perhatian orang tua, komunikasi terbuka, pengawasan terhadap pergaulan anak, serta penanaman nilai agama dan moral menjadi langkah penting untuk melindungi generasi penerus.
Dalam upaya tersebut, Tim Penggerak PKK memiliki posisi strategis melalui jaringan kader hingga tingkat desa dan kelurahan. Edukasi mengenai bahaya narkoba diharapkan dapat menjangkau keluarga secara lebih luas dan menjadi gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar berhenti pada kegiatan sosialisasi.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, lanjutnya, berkomitmen mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui kolaborasi bersama BNN Kabupaten Tanah Laut. Masyarakat juga diajak membangun kepedulian dan kewaspadaan serta tidak membiarkan penyalahgunaan narkoba terjadi di lingkungan masing-masing.
“Menyelamatkan satu orang dari bahaya narkoba berarti turut menyelamatkan satu keluarga dan masa depan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Bupati.Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat pusat, yakni Direktur Advokasi BNN RI, Tatiek Sufahriani, yang menyampaikan arahan dan pointer terkait upaya advokasi pencegahan narkoba. Selanjutnya, Pokok Ahli PKK Pusat, Irjen Pol. (Purn.) Sri Handayani, menyampaikan materi mengenai peran PKK dalam pencegahan narkoba di desa.
Selain itu, Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Andrey Ikhsan Lubis, membawakan materi Fasilitasi Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba). Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan memperkuat pemahaman dan kapasitas pemerintah desa, relawan, serta kader PKK dalam membangun gerakan pencegahan narkoba berbasis masyarakat.











