REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Curup mulai membahas rencana kerja sama strategis untuk memperkuat layanan digital di berbagai sektor.
Kerja sama tersebut diarahkan tidak hanya pada layanan perbankan, tetapi juga mendukung digitalisasi pelayanan publik, pariwisata, perdagangan dan UMKM, pelayanan rumah sakit hingga peningkatan efektivitas penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pembahasan rencana kerja sama Pemkab Rejang Lebong dan BNI Curup tersebut berlangsung di Ruang Rapat Asisten I Setda Rejang Lebong, Senin (14/9/2026), dipimpin Asisten I Setda Rejang Lebong Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si.
Rapat turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Riki Irawan, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas PMD Drs. Budi Setiawan, Direktur RSUD Rejang Lebong Nova Friska Elianti, M.Kes., Kepala Cabang BNI Area Wilayah Adi Yusanto beserta rombongan serta sejumlah perwakilan bagian di lingkungan Pemkab Rejang Lebong.
Bobby mengatakan, kerja sama tersebut nantinya akan dituangkan dalam kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Rejang Lebong dan BNI.
Menurutnya, kerja sama ini menjadi salah satu langkah Pemkab Rejang Lebong dalam memperkuat pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung penerapan konsep Smart City di daerah.
“Program ini nantinya mencakup berbagai layanan, baik sektor pariwisata, pelayanan rumah sakit maupun layanan lainnya. Masyarakat diharapkan dapat mengakses berbagai informasi dan layanan melalui sistem digital, termasuk dalam hal pembayaran,” jelas Bobby.
Dorong Digitalisasi PariwisataSalah satu sektor yang menjadi perhatian dalam rencana kerja sama tersebut adalah pariwisata.Pemkab Rejang Lebong dan BNI akan mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses informasi sekaligus promosi berbagai destinasi wisata di daerah.
Selain promosi, sistem pembayaran digital juga diarahkan untuk mendukung pembayaran retribusi maupun tiket masuk destinasi wisata. Dengan demikian, transaksi diharapkan lebih mudah bagi masyarakat dan wisatawan sekaligus dapat dipantau secara lebih baik.
Kerja sama Pemkab Rejang Lebong dan BNI juga menyasar sektor perdagangan dan UMKM. Pemanfaatan layanan pembayaran digital di pasar, sektor usaha, hingga perhotelan diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Tidak hanya dari sisi transaksi, BNI juga diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembinaan dan pendampingan dalam pemanfaatan teknologi digital.
Dukung Peningkatan PAD Bobby menambahkan, digitalisasi melalui kerja sama dengan BNI juga diarahkan untuk mempercepat, meningkatkan akurasi dan efektivitas penerimaan PAD.Menurutnya, pemanfaatan sistem pembayaran digital dapat membantu pemerintah daerah dalam mengelola dan memantau transaksi secara lebih efektif.
“Setelah MoU, akan ada turunan berupa perjanjian kerja sama. Nantinya masing-masing OPD atau sektor akan melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak BNI sesuai bidangnya,” pungkas Bobby.
Dengan skema tersebut, kerja sama Pemkab Rejang Lebong dan BNI tidak berhenti pada satu bentuk layanan, tetapi dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing sektor dan OPD.
Pemkab Rejang Lebong berharap kolaborasi bersama BNI Curup tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui layanan yang lebih mudah, cepat dan terdigitalisasi.
Mulai dari pariwisata, UMKM, perdagangan, pelayanan kesehatan hingga penerimaan PAD, kerja sama Pemkab Rejang Lebong dan BNI diharapkan menjadi bagian dari langkah memperkuat transformasi digital sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik.











