Kunjungi TK GOW Dan Bhayangkari, Dokter Melka Berdialog Dengan Anak-Anak

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Ada suasana hangat ketika Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong, dr. Melka Novera Sari, Sp.N., bertemu anak-anak TK. Sebagai seorang ibu sekaligus dokter spesialis, Melka tidak hanya menyapa, tetapi ikut masuk ke dunia anak-anak melalui dialog sederhana tentang makanan, cita-cita dan kebiasaan hidup sehat.

Suasana tersebut terlihat saat Melka mengunjungi TK GOW di Jalan Setia Negara dan TK Kemala Bhayangkari 27 Curup, Jumat (11/9/2026).

Kunjungan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Di kedua sekolah tersebut, Melka didampingi Kabid PAUD-PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Anissa, SE.

Bacaan Lainnya

Di TK GOW, kedatangan Melka disambut Kepala TK GOW, Delvi Riani, M.Pd., bersama dewan guru. Melka kemudian langsung masuk ke ruang belajar dan berdialog dengan sekitar 70 murid.

“Selamat pagi, anak-anak sholeh,” sapa Melka sambil melambaikan kedua tangannya.Anak-anak pun menyambut dengan riang. Mereka menyanyikan lagu Selamat Datang Bunda PAUD dengan suara lantang.

Melka kemudian membuka percakapan.“Bunda mau bertanya. Boleh?”“Boleh…” jawab anak-anak serentak.“Menu apa yang paling anak-anak sukai?”“Tahu dan tempe, Bunda,” jawab salah seorang anak.

Jawaban lainnya menyebut daging, ikan dan telur.“Siapa yang suka sayur-sayuran hijau?”“Suka!” jawab anak-anak bersamaan.Melka kemudian bertanya siapa yang suka minum susu.“Adik saya, Bun,” jawab seorang anak dengan polos.

Jawaban tersebut langsung membuat Melka dan para guru tertawa.Dari percakapan sederhana itu, Melka kemudian mengajak anak-anak mengenal makanan bergizi. Dengan bahasa yang mudah dipahami, ia menjelaskan pentingnya protein bagi tumbuh kembang anak.

“Tahu, tempe, ikan, daging, telur dan susu itu merupakan protein yang sangat dibutuhkan supaya badan anak-anak sehat, cepat besar dan tinggi,” jelasnya.

Sebagai dokter spesialis, Melka memahami pentingnya nutrisi bagi pertumbuhan anak. Namun di hadapan anak-anak, pengetahuan itu disampaikannya dengan cara sederhana dan akrab, seperti seorang ibu yang sedang mengingatkan anak-anaknya di rumah.

Pembicaraan kemudian beralih kepada cita-cita.“Siapa yang mau jadi dokter? Jadi pilot? Jadi polisi?”Tangan-tangan kecil langsung terangkat.Namun ketika ditanya apakah ada yang ingin menjadi masinis atau sopir kereta api, tak satu pun anak mengangkat tangan.

Melka pun tersenyum melihat kepolosan mereka.Setelah berdialog, paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dibagikan. Sebelum makan, Melka meminta seorang anak memimpin doa.Seorang anak laki-laki kemudian maju dan dengan lancar membacakan doa sebelum makan.

Kepala TK GOW, Delvi Riani, menjelaskan TK GOW memiliki 70 murid yang diasuh delapan orang guru. Saat ini empat lokal belajar sedang dibangun sehingga anak-anak sementara mengikuti kegiatan belajar di aula.

Berdialog dengan Anak-anak TK BhayangkariDari TK GOW, Melka bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke TK Kemala Bhayangkari 27 Curup.

Kedatangan Melka disambut Ketua Bhayangkari, Ny. Anike Septiani, Kepala TK Kemala Bhayangkari **Endang Tri Parmintarsi, S.Pd., AUD.**, dewan guru dan para murid yang berbaris di halaman sekolah.

Seperti di TK GOW, Melka kembali berinteraksi langsung dengan anak-anak di ruang kelas.“Siapa yang cita-citanya ingin jadi dokter? Jadi polisi?” tanyanya.

Anak-anak langsung mengacungkan tangan.Ketika ditanya mengenai makanan kesukaan, jawaban mereka kembali spontan.“Saya suka ikan gurame.”“Saya suka daging ayam, daging sapi dan ikan.”Mendengar jawaban tersebut, Melka tersenyum.“Bagus kalau suka daging ayam, ikan dan telur. Apakah ada yang suka makan sayur? Kalau anak-anak suka makan makanan bergizi, badan anak-anak akan sehat, cepat besar dan tinggi,” tuturnya.

“Iya. Cepat besar dan berotot,” jawab seorang anak.Jawaban itu disambung tingkah yang membuat suasana kelas pecah oleh tawa. Anak tersebut menyingkap kausnya sambil memperlihatkan perutnya.

Melka tertawa. Para guru pun ikut tertawa.Momen sederhana itu memperlihatkan kedekatan Melka dengan anak-anak. Tidak ada jarak kaku. Ia hadir bukan hanya sebagai Bunda PAUD, tetapi sebagai seorang ibu yang nyaman mendengarkan kepolosan anak-anak dan seorang dokter yang ingin memastikan mereka memahami pentingnya hidup sehat.

Ketika paket MBG dibagikan, anak-anak terlebih dahulu diajak berdoa sebelum makan.“Kalau mau cepat besar, makan sampai habis ya,” pesan Melka dengan nada keibuan.

Bagi Melka, mengenalkan makanan bergizi kepada anak-anak bukan sekadar menyampaikan pengetahuan kesehatan. Kebiasaan makan sehat perlu dikenalkan sejak dini agar menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.

Kunjungan ke dua TK tersebut pun berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keceriaan. Melalui percakapan sederhana, tawa dan jawaban polos anak-anak, Melka membawa pesan bahwa tumbuh sehat dimulai dari hal-hal kecil: makanan bergizi, kebiasaan baik dan perhatian orang dewasa.

Sebagai Bunda PAUD, Melka hadir dengan kehangatan seorang ibu. Sebagai dokter spesialis, ia membawa pengetahuan tentang kesehatan. Keduanya bertemu dalam satu ruang: dunia anak-anak.

suarapancasilaid'

Pos terkait