KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Gelaran bergengsi kejuaraan pencak silat Dandepohar 30 CUP 2026 yang dilaksanakan di Gedung Cakrawala Lanud Abdulrachman Saleh pada 11 April 2026 menjadi saksi ketangguhan atlet muda Kota Malang. Dalam kompetisi memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Udara tersebut, Velizca Zelda Chesy Afriandhika sukses meraih predikat Juara 1 Seni Tunggal Tunggal Bebas Pra Remaja Putri.
Atlet perwakilan kontingen SMPN 10 Malang ini tampil dominan dengan teknik yang matang, mengukuhkan posisinya sebagai yang terbaik di kelasnya setelah melewati persaingan yang sangat kompetitif.
Kemenangan Chesy sapaan akrannya, kali ini terasa semakin spesial mengingat lawan-lawan yang dihadapi berasal dari berbagai daerah dengan basis pencak silat yang kuat. Ia berhasil tampil unggul dan menyisihkan para pesaing tangguh yang datang dari wilayah Blitar, Tulungagung, Malang Raya, hingga beberapa daerah lainnya di Jawa Timur.
Dominasi Chesy di gelanggang menunjukkan kualitas teknik seni tunggalnya yang tetap stabil meski berada di bawah tekanan atlet-atlet luar daerah yang juga memiliki reputasi tinggi.
Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan langsung Andrian Afriandhika, yang berperan ganda sebagai orang tua sekaligus pelatih. Menurut Andrian, kemenangan di ajang Dandepohar 30 ini adalah buah dari konsistensi latihan yang telah terpupuk sejak lama.
”Alhamdulillah, hasil ini merupakan kerja keras Chesy yang luar biasa. Sebagai pelatih sekaligus orang tua, saya melihat kedisiplinannya tidak pernah kendur. Namun, bakat saja tidak cukup; prestasi ini bisa diraih berkat doa dan dukungan penuh dari keluarga besar, para guru di sekolah, serta bimbingan dari para sesepuh pencak silat yang selalu memberikan restu dan ilmu,” ujar Andrian saat memberikan keterangan resmi, Jumat (17/04/2026).
Prestasi Chesy rupanya bukan fenomena baru. Gadis yang kini menempuh pendidikan di SMPN 10 Malang ini tercatat telah mengoleksi “segudang” prestasi sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Jam terbangnya yang tinggi membuktikan bahwa ia adalah atlet yang tahan banting di berbagai arena.
Andrian menambahkan bahwa jangkauan prestasi putrinya sudah melampaui batas regional.
”Prestasi Chesy tidak hanya di tingkat lokal Malang Raya. Ia sudah pernah membawa pulang medali di kancah nasional juga. Kami terus berupaya menjaga performanya agar ia bisa terus memberikan yang terbaik bagi dunia pencak silat Indonesia,” imbuhnya.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Velizca sebagai aset atlet masa depan Jawa Timur. Sertifikat penghargaan yang ia terima mendapatkan legitimasi kuat dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dispora, KONI, IPSI Kabupaten Malang, hingga Komandan Depohar 30, Kolonel Tek Yuni Prasetyo, S.T., M.M.
Dengan dukungan solid dari lingkungan pendidikan, keluarga, dan doa dari para sepuh pencak silat, Velizca Zelda diproyeksikan akan terus melaju ke kejuaraan-kejuaraan yang lebih tinggi guna melestarikan budaya sekaligus mengharumkan nama bangsa.
Reporter : Doni Kurniawan
Editor : Denny W










