Sam Tito : Dedikasi Guru Pilar Utama ‘Guru Hebat, Indonesia Kuat’ dan Wujudkan Indonesia Emas 2045 Bebas Narkoba

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Momentum Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) disambut hangat oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Anti Narkotika Nasional (DPC GANN) Malang Raya, KRA. Dwi Indrotito Pradoto Adiningrat, S.H., M.M.

​Dalam keterangannya hari ini, KRA Dwi Indrotito menyampaikan apresiasi tertinggi kepada seluruh insan pendidik. Beliau menegaskan bahwa peran guru sangat krusial, tidak hanya sebagai pengajar ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, bermutu, dan bersih dari ancaman narkotika.

​”Kami mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 2025 dan Selamat HUT ke-80 PGRI. Tema ‘Guru Hebat, Indonesia Kuat’ dan ‘Guru Bermutu, Indonesia Maju’ adalah cerminan yang sangat relevan. Kekuatan bangsa kita di masa depan terletak pada generasi yang dididik hari ini,” ujar Sam Tito sapaan KRA Dwi Indrotito Pradoto Adiningrat, Selasa (25 November 2025).

​Ia menyoroti bahwa di tengah tantangan global dan masifnya peredaran narkoba, guru memegang peranan vital sebagai Benteng Pertama bagi anak didik.

Bacaan Lainnya

​”Guru bukan hanya mentransfer ilmu, tapi menanamkan nilai-nilai moral, integritas, dan disiplin diri. Nilai-nilai ini adalah imunitas sosial yang paling ampuh. Di GANN Malang Raya, kami percaya bahwa guru adalah mitra strategis utama kami dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” tegas Presiden Direktur Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI) ini.

Sam Tito juga menambahkan, guru yang profesional dan berdedikasi adalah kunci terwujudnya tujuan mulia PGRI untuk mencetak sumber daya manusia sebagai basis terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045 yang berdaya saing dan sehat tanpa narkoba.

​”Jasamu takkan lekang oleh waktu, pengabdianmu adalah amal jariyah yang tak ternilai harganya. Teruslah menjadi pelita yang tak pernah padam. Semoga seluruh guru di Malang Raya dan Nusantara senantiasa diberikan kesehatan, kesejahteraan, dan kekuatan untuk terus berkarya,” tutup Sam Tito

Penulis : Doni Kurniawan (Kim).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *