Sekolah Rakyat Dikebut, Bupati Brebes; Ditargetkan Rampung Juni 2026

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Brebes terus berjalan dan ditargetkan selesai pada Juni 2026. Program pendidikan berasrama gratis yang berlokasi di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, itu diproyeksikan menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyampaikan optimismenya terhadap progres pembangunan tersebut. Menurut dia, pekerjaan di lapangan saat ini berlangsung sesuai rencana.

“Bismillah bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Brebes saat ini sedang berjalan dengan baik dan ditargetkan selesai pada bulan Juni 2026,” kata Paramitha dalam keterangan tertulisnya, Minggu, (26/4/2026).

Bacaan Lainnya

Ia berharap proses pembangunan dapat berlangsung lancar hingga tuntas. Pemerintah daerah, kata dia, juga meminta dukungan masyarakat agar program tersebut benar-benar memberi manfaat bagi warga.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar, khususnya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak kita,” lanjutnya.

Pantauan di lokasi pembangunan menunjukkan aktivitas proyek masih berlangsung. Sejumlah alat berat terlihat beroperasi untuk meratakan lahan dan membantu pekerjaan konstruksi. Para pekerja juga tampak menyelesaikan beberapa bagian struktur bangunan.

Kendaraan pengangkut material silih berganti keluar masuk area proyek. Di sisi lain, sebagian pekerja terlihat melakukan penataan akses jalan menuju kawasan pembangunan agar mobilitas material dan peralatan dapat berjalan lebih lancar.

Namun, pengerjaan proyek tidak lepas dari sejumlah kendala di lapangan. Salah satu hambatan utama adalah akses menuju lokasi pembangunan yang masih terbatas. Jalan masuk yang relatif sempit membuat kendaraan besar pengangkut material tidak dapat bergerak leluasa.

Selain itu, keberadaan jembatan menuju area proyek disebut belum sepenuhnya memadai untuk dilalui truk bermuatan berat. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi material harus dilakukan secara bertahap menggunakan kendaraan berukuran lebih kecil.

Faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri. Intensitas hujan yang masih terjadi di beberapa waktu berpotensi memperlambat pekerjaan tanah dan pengecoran, terutama pada area terbuka yang masih dalam tahap penataan.

Meski menghadapi sejumlah hambatan, pengerjaan proyek disebut tetap berjalan dengan penyesuaian teknis di lapangan. Kontraktor dan tim pelaksana terus mengatur ritme pekerjaan agar target penyelesaian pada Juni 2026 dapat tercapai.

Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Konsep sekolah ini menggabungkan pendidikan formal dengan sistem asrama, sehingga peserta didik diharapkan memperoleh fasilitas belajar yang lebih memadai.

Pada tahap awal, pembangunan di Brebes disebut memprioritaskan penyelesaian unit Sekolah Dasar beserta fasilitas pendukung, seperti asrama dan dapur umum. Setelah itu, pembangunan jenjang berikutnya akan dilakukan secara bertahap.

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menjadi instrumen jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jika rampung sesuai target, Brebes akan menjadi salah satu daerah di Jawa Tengah yang lebih dahulu memiliki fasilitas pendidikan tersebut.

Pos terkait