TUBAN (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar kegiatan reses di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Kamis (30/7/2026).
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan pembangunan menjadi perhatian, mulai dari program pembangunan jalan yang terhenti, perbaikan saluran air, hingga kebutuhan pengairan bagi lahan pertanian.
Sholihin, salah seorang warga, menyampaikan aspirasi terkait program pembangunan jalan yang berhenti dan belum dilanjutkan. Ia berharap pembangunan tersebut dapat kembali menjadi perhatian agar akses masyarakat semakin baik dan menunjang aktivitas warga.
Selain persoalan jalan, Dwi menyampaikan usulan perbaikan saluran air di wilayah RT 4 dan RW 3. Menurutnya, perbaikan selokan diperlukan untuk memperlancar aliran air serta mencegah terjadinya genangan.
Sementara itu, Ali Nukman mengusulkan pembangunan bendungan atau sekatan di Sungai Kening. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mengatur aliran air sehingga kebutuhan pengairan bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara merata.
“Agar semuanya teraliri untuk kebutuhan para petani, Sungai Kening diharapkan dapat dibuatkan bendungan atau sekatan,” ungkap Ali Nukman.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan serta mekanisme perencanaan pembangunan yang berlaku.
Menurutnya, kegiatan reses menjadi sarana penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan kondisi dan prioritas di lapangan.
Aspirasi terkait kelanjutan pembangunan jalan, perbaikan drainase, serta penyediaan sarana pengairan pertanian tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dalam mendorong pembangunan yang lebih merata dan berdampak langsung bagi masyarakat Desa Kumpulrejo.








