TP PKK Rejang Lebong Mulai SMEP 2026, Sasar 12 Desa Dan 3 Kelurahan

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Rejang Lebong mulai melaksanakan kegiatan Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) tingkat Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026.

Kegiatan SMEP berlangsung selama empat hari, mulai Senin (10/8/2026) hingga Kamis (13/8/2026), dengan menyasar 12 desa dan 3 kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong.Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt Ketua TP PKK Kabupaten Rejang Lebong, dr. Melka Novera Sari, Sp.N.

Dalam arahannya, dr. Melka menegaskan bahwa pelaksanaan SMEP tidak semata-mata ditujukan untuk memeriksa kelengkapan administrasi maupun melakukan penilaian perlombaan. Menurutnya, SMEP merupakan bagian penting dari proses pembinaan untuk melihat capaian sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan dalam pelaksanaan gerakan PKK.

Bacaan Lainnya

“SMEP bukan sekadar pemeriksaan administrasi atau penilaian lomba. SMEP adalah bagian dari pembinaan, ruang untuk saling belajar, melihat apa yang sudah baik, memperbaiki yang masih kurang, dan bersama-sama menguatkan gerakan PKK,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran TP PKK Kabupaten dalam kegiatan tersebut bukan untuk mencari kekurangan, melainkan memastikan program PKK benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat.

“Administrasi tetap penting sebagai bukti tertib dan terencana. Namun yang lebih utama adalah bagaimana program tersebut diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari Dasawisma yang aktif, keluarga yang semakin sehat dan mandiri, perempuan yang berdaya, anak dan remaja yang mendapat perhatian, hingga lingkungan yang lebih baik,” jelasnya.

SMEP tahun 2026 dilaksanakan pada desa binaan yang telah dipilih oleh masing-masing kecamatan. Plt Ketua TP PKK berharap desa binaan tidak hanya menjadi lokasi penilaian, tetapi juga dapat menjadi contoh pelaksanaan program PKK yang tumbuh dari masyarakat dan menghasilkan perubahan nyata.

“Berbagai kegiatan dan kategori yang kita nilai, mulai dari administrasi dan Dasawisma, kegiatan Pokja I, Rumah Dilan dan UP2K, Aku Hatinya PKK dan B2SA, hingga PHBS, LBS/Rumah Sehat dan inovasi GKSTTB, pada hakikatnya memiliki satu tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh kader PKK mengikuti SMEP dengan semangat positif dengan menunjukkan berbagai program yang telah dilaksanakan, berbagi praktik baik, serta menjadikan setiap masukan sebagai bahan untuk terus berkembang.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Melka juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK dan Dasawisma yang selama ini menjadi ujung tombak pelaksanaan gerakan PKK di tengah masyarakat.

“Jangan pernah merasa bahwa apa yang dilakukan kader adalah hal kecil. Ketika seorang kader mengajak satu keluarga hidup bersih, membantu satu keluarga meningkatkan ekonomi, mendampingi satu anak, atau menggerakkan satu lingkungan untuk menjadi lebih sehat, sesungguhnya di situlah PKK sedang bekerja untuk masa depan daerah kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi antara TP PKK Kabupaten, TP PKK Kecamatan, TP PKK Desa/Kelurahan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Menurutnya, perubahan tidak selalu harus dimulai dari program berskala besar. Inovasi sederhana yang dilakukan secara konsisten juga dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.“Tidak harus selalu dengan program yang besar. Inovasi sederhana yang dilakukan dengan konsisten juga dapat memberikan perubahan yang besar,” tambahnya.

Adapun pelaksanaan SMEP tingkat Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di sejumlah wilayah.Pada Senin (10/8/2026), SMEP dilaksanakan di Kelurahan Bedeng SS Kecamatan Kota Padang, Desa Lubuk Belimbing Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Desa Apur Kecamatan Sindang Beliti Ulu, serta Desa Karang Baru Kecamatan Padang Ulak Tanding.

Selanjutnya, Selasa (11/8/2026), kegiatan menyasar Desa IV Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran, Desa Belitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi, Desa Air Apo Kecamatan Binduriang, dan Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang.

Pada Rabu (12/8/2026), tim SMEP dijadwalkan mengunjungi Desa Air Merah Kecamatan Curup Tengah, Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan, Desa Sumberejo Transad Kecamatan Bermani Ulu Raya, serta Desa Air Mundu Kecamatan Bermani Ulu.

Sementara pada Kamis (13/8/2026), kegiatan terakhir dilaksanakan di Desa Lubuk Kembang Kecamatan Curup Utara, Kelurahan Kesambe Baru Kecamatan Curup Timur, dan Kelurahan Air Putih Lama Kecamatan Curup.

Melalui pelaksanaan SMEP Tahun 2026, TP PKK Kabupaten Rejang Lebong berharap evaluasi yang dilakukan dapat menjadi bahan perbaikan sekaligus memperkuat pelaksanaan program PKK di seluruh wilayah.

Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong semakin kuatnya sinergi seluruh kader dan pemangku kepentingan dalam memberdayakan keluarga serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Rejang Lebong.“PKK bergerak, keluarga berdaya, masyarakat sejahtera,” pungkas dr. Melka.

suarapancasilaid'

Pos terkait