Wali Kota Riyanda Dorong PT WWS Inovasi dan Tata Kelola Baik, Pendapatan Tembus Rp446 Juta

SAWAHLUNTO -(SUMBAR)SUARA PANCASILA -ID- Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra meminta PT Wahana Wisata Sawahlunto terus berinovasi dan memperkuat tata kelola. Arahan itu disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT WWS di Balai Kota Sawahlunto, Senin 22/06/2926

Permintaan itu muncul di tengah capaian kinerja perusahaan yang menunjukkan tren positif. Hingga 2026, PT WWS membukukan pendapatan Rp446 juta dengan pertumbuhan riil 26,3 persen. Pada satu periode operasional, perusahaan bahkan mencatat pendapatan tertinggi Rp202 juta.

Capaian itu berdampak langsung pada keuangan daerah. Sejak Desember 2025, setoran pajak hiburan PT WWS ke kas daerah mendekati Rp50 juta. Angka itu menjadi sinyal bahwa BUMD pariwisata mulai memberi kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah Sawahlunto.

Bacaan Lainnya

RUPS juga mencatat perbaikan internal perusahaan. Jumlah pengunjung naik 26,3 persen, struktur biaya lebih efisien, akuntabilitas keuangan diperkuat, dan neraca perusahaan sudah dibenahi. Fondasi itu dinilai cukup kuat untuk pengembangan lebih lanjut.

Namun Wali Kota Riyanda mengingatkan, capaian tidak boleh membuat lengah. Tantangan masih besar: kewajiban perusahaan harus diselesaikan, jumlah wisatawan perlu ditingkatkan, inovasi layanan harus jalan terus, dan persaingan destinasi wisata makin ketat.

“Pendapatan tumbuh 26,3 persen itu bagus. Tapi pariwisata itu lomba cepat. Kalau tidak inovatif, kita akan ditinggal wisatawan. Fokus pada layanan dan atraksi baru supaya orang mau balik lagi ke Sawahlunto,” tegas Riyanda.

Wali Kota menegaskan Pemko Sawahlunto akan terus mengawal PT WWS. Perusahaan itu diposisikan sebagai motor penggerak sektor pariwisata dan sumber pendapatan daerah.

Menurut Riyanda, efek domino dari majunya PT WWS akan terasa luas. Hotel, rumah makan, UMKM, hingga pedagang pasar akan ikut terdampak positif seiring meningkatnya kunjungan wisata.

“Tata kelola yang bersih, transparan, akuntabel harus jadi pegangan. Kalau BUMD-nya sehat, ekonomi kota ikut sehat,” tutupnya.

suarapancasilaid'

Pos terkait