Cegah Hoax dan Judi Online, Nusantara Murni Media Gandeng Polda Bali Gelar Literasi Digital di Mengwi

MENGWI,SUARAPANCASILA.id— Di tengah masifnya arus informasi digital saat ini, kesadaran masyarakat dalam menggunakan media sosial secara bijak menjadi sebuah keharusan. Menjawab tantangan tersebut, Nusantara Murni Media berkolaborasi dengan Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali menggelar kegiatan literasi media bertajuk “Bijak Bermedsos, Mengenal Pers dan Wartawan Profesional” di Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Mengwi ini mendapat sambutan hangat serta difasilitasi penuh oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Mengwi. Acara ini diikuti dengan antusias oleh 30 peserta yang terdiri dari unsur Karang Taruna, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat setempat.

Mujiardi santoso

Bacaan Lainnya

Hadir sebagai narasumber utama, PS Kanit 4 Subdit III Ditressiber Polda Bali, AKP Made Artana, S.H. (didampingi oleh Brigadir I Gede Wahyu F. Setyawan, S.H., dan Bripda Pande Watan Adyana), memaparkan secara mendalam mengenai berbagai potensi ancaman di dunia maya. Mulai dari bahaya penyebaran berita bohong (hoax), maraknya judi online (judol) dan pinjaman online ilegal, hingga konsekuensi hukum dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE No. 1 Tahun 2024).

Sekretaris Desa (Sekdes) Mengwi, I Putu Suadyana, SE, yang hadir mewakili Perbekel Mengwi, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya edukasi ini. Menurutnya, pemahaman literasi digital sangat krusial bagi warganya agar terhindar dari dampak negatif dunia maya.

“Kami dari Pemdes Mengwi sangat mengapresiasi kegiatan literasi media ini. Ini sangat penting sebagai edukasi bagi masyarakat umum, agar warga kami tidak mudah menjadi korban hoax, penipuan online, judi online, dan juga paham bagaimana bijak dalam bermedsos sesuai UU ITE,” ungkap I Putu Suadyana.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Nusantara Murni Media, Mujiardi Santoso, C.BJ., C.EJ., C.In, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kecerdasan literasi di tingkat akar rumput agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu.

“Tujuan kami sederhana, ingin warga Mengwi cerdas bermedia. Tahu mana wartawan asli, tahu mana hoax, dan bijak bermedsos,” tegas Mujiardi.

Ia juga memberikan tips praktis bagi masyarakat dalam mengenali jurnalis profesional, yakni dengan memastikan kepemilikan Kartu Pers resmi, tercantum dalam boks redaksi media yang jelas, memiliki jejak karya jurnalistik, serta berpegang pada etika profesi—terutama tidak pernah meminta uang atau memeras narasumber.

“Jangan takut dengan wartawan profesional. Takutlah dengan informasi hoax yang menyebar di grup WhatsApp tanpa sumber yang jelas. Prinsip kami adalah Saring Sebelum Sharing,” tambahnya.

Mujiardi santoso

Acara yang berlangsung interaktif ini ditutup dengan sesi kuis berhadiah souvenir menarik bagi peserta yang aktif, serta diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran Ditressiber Polda Bali, Pemdes Mengwi, tim Nusantara Murni Media, dan seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, Desa Mengwi diharapkan mampu menjadi pelopor Desa Sadar Literasi Media di Kabupaten Badung.

 

AR81

suarapancasilaid'

Pos terkait