BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Detik-detik penurunan Sang Merah Putih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bojonegoro berlangsung khidmat di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Senin (17/8/2026) sore.
Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut.
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara dipimpin Kapten Inf Hartadi selaku Komandan Upacara.
Prosesi diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Irup, kemudian dilanjutkan penurunan bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bojonegoro.
Di bawah komando Letda Inf Siswoyo, Paskibraka menjalankan tugasnya dengan tertib dan lancar. Suasana khidmat semakin terasa ketika Sang Merah Putih perlahan diturunkan dari tiang bendera.
Dalam prosesi tersebut, Nanya Maulani dari SMA Plus Alfatimah Bojonegoro dipercaya sebagai pembawa baki bendera.
Sementara Tim Penurun Bendera terdiri dari Mochamad Nuruddin dari SMKN 2 Bojonegoro, Putri Bilqis Zilvia Januar dari SMKN 4 Bojonegoro, dan M. Fahrur Ramli dari Sekolah Rakyat 36 Bojonegoro.
Upacara diikuti berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, Satpol PP, Damkar, Dishub, Linmas, Satpam, Polhut, Polsus Lembaga Pemasyarakatan, ASN Pemkab Bojonegoro, mahasiswa, pelajar, hingga Keluarga Besar TNI yang terdiri dari FKPPI, PPM, dan HIPAKAD.
Upacara penurunan bendera ini sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Bojonegoro, setelah sebelumnya dilaksanakan upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Bojonegoro, Wakil Bupati Bojonegoro, Kasdim 0813 Bojonegoro, Dandenma Brigif 33/NS, Wadan Yonif TP 885/BP, Sekda Bojonegoro, para Asisten dan Staf Ahli Pemkab, anggota DPRD, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan lancar, menjadi momentum penutup peringatan kemerdekaan sekaligus penghormatan terhadap Sang Merah Putih dan jasa para pahlawan.











