LCC Wawasan Kebangsaan Digelar, Pemkab dan Kodim Bojonegoro Tanamkan Nilai Pancasila Sejak Dini

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Penguatan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Kodim 0813 Bojonegoro. Salah satunya melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC) Wawasan Kebangsaan tingkat SD dan SMP yang digelar di Gedung Ahmad Yani Makodim 0813 Bojonegoro.

Kegiatan yang dibuka Selasa (29/9/2026) tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, HUT TNI ke-81, dan Hari Kesaktian Pancasila 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Drs. Ec. M. Anwar Murtadlo, M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk kembali menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, penggunaan smartphone dan derasnya arus informasi digital menjadi tantangan tersendiri dalam membangun karakter pelajar.

“Melalui lomba ini, kita ingin membangkitkan kembali spirit kebangsaan agar anak-anak tidak mudah menyerah, semakin bersemangat, serta siap menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.

LCC tingkat SD diikuti perwakilan dari 28 kecamatan. Setiap kecamatan mengirimkan satu regu yang terdiri dari tiga siswa dengan dukungan 15 orang suporter.

Kompetisi tingkat SD berlangsung 29 September hingga 1 Oktober 2026. Selanjutnya, LCC tingkat SMP dijadwalkan berlangsung pada 6-8 Oktober 2026.

Untuk menjaga objektivitas, sistem penjurian dilakukan secara bergilir. Juri tidak diperkenankan memberikan penilaian terhadap peserta dari kecamatan asalnya.

Para peserta memperebutkan hadiah dari Bupati Bojonegoro. Juara pertama mendapatkan Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Sementara suporter terbaik memperoleh apresiasi Rp750 ribu.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menilai LCC tersebut bukan sekadar kompetisi pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan keberanian generasi muda.

“Adik-adik sekalian adalah harapan bangsa. Di tangan kalianlah masa depan Indonesia ditentukan,” katanya.

Ia mengingatkan peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Menurutnya, sportivitas, keberanian, pengalaman, dan kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting yang harus dibangun melalui kompetisi.

Dedy juga berpesan agar pelajar bijak menggunakan teknologi dan gawai. Kemajuan digital, kata dia, harus diimbangi dengan etika, kesopanan, serta sikap menghormati orang tua dan guru.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bojonegoro dan Kodim 0813 berharap nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika semakin melekat dalam kehidupan pelajar.

Penguatan wawasan kebangsaan sejak usia sekolah diharapkan mampu membentuk generasi muda Bojonegoro yang cerdas, tangguh, berkarakter, serta menjunjung tinggi persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.

suarapancasilaid'

Pos terkait