BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Sebanyak 113 aparatur sipil negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya sinergi, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Pelantikan berlangsung di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (1/10/2026). Dari 113 pegawai yang dilantik, terdiri atas dua pejabat pimpinan tinggi pratama, 56 pejabat administrator, 53 pejabat pengawas, serta dua pegawai yang diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dalam arahannya, Setyo Wahono mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dalam menjalankan tugas, adab dan norma adalah yang utama, baru kemudian ilmu pengetahuan. Kita ini adalah pelayan masyarakat,” ujar Setyo Wahono.
Ia menegaskan, ASN harus menjaga integritas dengan menjunjung tinggi kejujuran dan profesionalisme. Di sisi lain, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara transparan, akuntabel, serta memberikan dampak positif yang nyata.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, tidak ada pekerjaan besar yang dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri sehingga diperlukan komunikasi dan kerja sama antarjajaran.
“Bupati dan Wakil Bupati harus menjadi contoh sinergi dan kebersamaan yang terus berjalan,” tegasnya.
Khusus bagi pejabat pimpinan tinggi pratama, Setyo Wahono meminta penguatan tata kelola pemerintahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban.
Perencanaan, kata dia, harus disusun secara tepat dan berbasis kebutuhan masyarakat. Setiap program juga harus memiliki target keluaran dan hasil yang jelas serta dikawal dalam pelaksanaannya.
“Proses perencanaan harus tepat, implementasi wajib dikawal, dan pertanggungjawaban harus transparan. Perencanaan yang disusun harus memiliki output dan outcome yang jelas berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, kepada PNS yang baru diangkat, Bupati mengingatkan bahwa tanggung jawab sebagai ASN kini melekat sepenuhnya. Karena itu, seluruh pegawai diminta menjaga komitmen, kebersamaan, kolaborasi, dan profesionalisme.
Setyo Wahono berharap pelantikan tersebut menjadi bagian dari penyegaran dan reorganisasi birokrasi untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bojonegoro.
“Selamat kepada seluruh pejabat dan pegawai yang dilantik. Semoga amanah yang dijalankan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua dan seluruh masyarakat Bojonegoro,” pungkasnya.











