Ikuti Rakor Karya Bakti Skala Besar, Plt Bupati Rejang Lebong Usulkan Infrastruktur Dasar Untuk Warga

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyiapkan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur dasar untuk masyarakat melalui program Karya Bakti Skala Besar Tahun Anggaran 2026 yang akan dilaksanakan bersama TNI.

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., saat mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi Kegiatan Karya Bakti Skala Besar, Jumat (11/9/2026). Untuk wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong, rakor dipusatkan di Ruang Rapat Bupati Rejang Lebong.

Kegiatan tersebut turut diikuti Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H., Wakil Bupati Kepahiang Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, serta jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda dari tiga kabupaten.

Bacaan Lainnya

Rakor dipimpin Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., dan membahas persiapan pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi TNI bersama pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial di sejumlah wilayah Provinsi Bengkulu.

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada mengatakan, Karya Bakti Skala Besar merupakan tindak lanjut koordinasi bersama Danrem 041/Gamas dan akan melibatkan pemerintah daerah dalam menentukan lokasi kegiatan.

“Hari ini saya bersama Forkopimda Lebong, Kepahiang, dan Rejang Lebong melaksanakan vicon dengan Danrem dalam rangka menindaklanjuti rencana kegiatan karya bakti skala besar. Ini insyaallah akan direncanakan dikerjakan bulan Oktober, digagas oleh Pang Kopassus,” ujar Dandim.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan diarahkan pada pembangunan dan penyediaan berbagai kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat. Beberapa di antaranya berupa pembukaan jalan, pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan jembatan, hingga kemungkinan penambahan fasilitas kesehatan.

“Jadi nanti rencana kita akan mengerjakan pekerjaan untuk membantu masyarakat di seluruh Provinsi Bengkulu. Nah, ini kita fokus dengan kabupaten kita,” jelasnya.Selain pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga direncanakan menyentuh kebutuhan sosial masyarakat, antara lain melalui penyediaan kaki palsu dan kursi roda.

Dandim menegaskan, keterlibatan pemerintah daerah sangat penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, terutama dalam menentukan titik-titik yang benar-benar membutuhkan intervensi.

“Semua terlibat. Pemda dengan TNI. Pemda juga terlibat di sini, makanya kita undang semua. Nanti beliau-beliau ini yang akan menentukan titik-titik mana yang benar-benar masyarakat butuh untuk segera dibantu,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri menyampaikan apresiasi kepada TNI atas rencana pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar yang dinilainya menjadi peluang penting untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Pertama kami tentu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI yang insyaallah akan membantu kegiatan di Rejang Lebong ini melalui karya bakti skala besar,” ujar Hendri.

Hendri mengatakan, dukungan tersebut menjadi sangat berarti di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah daerah.“Kita tahu di tengah efisiensi anggaran, kita mendapat informasi ada bantuan dari pemerintah pusat, yaitu Kementerian Desa dan kolaborasi dengan pemangku, khususnya Pak Dandim,” jelasnya.

Untuk itu, Pemkab Rejang Lebong akan segera melakukan rapat lanjutan guna memetakan kebutuhan sekaligus menentukan lokus atau titik kegiatan yang akan diusulkan.Sejumlah kebutuhan yang telah diidentifikasi antara lain pembangunan sumur bor, MCK atau jambanisasi, pembangunan jembatan hingga pembangunan masjid.

“Nah, insyaallah nanti Senin atau Rabu kita serahkan ke Pak Dandim untuk kita tindaklanjuti di Kementerian Desa,” kata Hendri.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Rejang Lebong berharap kebutuhan dasar masyarakat yang belum dapat ditangani secara optimal melalui anggaran daerah dapat memperoleh dukungan melalui program Karya Bakti Skala Besar.

Dengan demikian, program tersebut tidak hanya menjadi bagian dari sinergi TNI dan pemerintah daerah, tetapi juga diharapkan benar-benar hadir di titik-titik yang paling membutuhkan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

suarapancasilaid'

Pos terkait