Munas IKA Unmer Malang Siapkan 304 Suara, Tujuh Kandidat Berebut Kursi Ketua Umum

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID-Persiapan Musyawarah Nasional (Munas) dan Reuni Akbar Ikatan Alumni Universitas Merdeka (IKA Unmer) Malang terus dimatangkan. Hingga menjelang pelaksanaan, kesiapan agenda yang akan menjadi momentum penting bagi organisasi alumni tersebut disebut telah mencapai sekitar 95 persen.

Bendahara Panitia Munas dan Reuni Akbar IKA Unmer Malang, Kristina Anggraeni, S.T., mengatakan sebagian besar kebutuhan penyelenggaraan telah disiapkan dan ditargetkan rampung pada malam sebelum kegiatan dimulai.

“Persiapannya sudah sekitar 95 persen. Mudah-mudahan malam ini sudah selesai semuanya,” ujar Kristina saat ditemui menjelang pelaksanaan Munas dan Reuni Akbar IKA Unmer Malang, Kamis (10/09/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Munas kali ini memiliki dinamika tersendiri karena proses pemilihan Ketua Umum IKA Unmer akan dilaksanakan secara terbuka dan demokratis. Terdapat 304 suara yang telah terdaftar dan memiliki hak dalam proses pemilihan ketua umum.

“Pemilihan kali ini dilakukan secara terbuka dan demokratis. Ada 304 suara yang terdaftar untuk memilih calon ketua umum,” jelas Direktur Utama Alkindo Perkasa ini.

Kristina mengungkapkan, terdapat tujuh kandidat yang akan mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum IKA Unmer. Para kandidat tersebut berasal dari dua fakultas.

Lima kandidat berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sementara dua kandidat lainnya berasal dari Fakultas Teknik, masing-masing dari latar belakang Arsitektur dan Teknik Sipil.

Untuk memastikan proses pemilihan berjalan sesuai mekanisme yang telah disiapkan, panitia juga membentuk Panitia Seleksi (Pansel) yang terdiri dari lima orang.

Selain Pansel, terdapat pula Tim 7 yang merepresentasikan sejumlah fakultas di lingkungan alumni, di antaranya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Informasi, Program Pascasarjana dan Diploma.

Komposisi tersebut diharapkan dapat menjaga keterwakilan berbagai unsur alumni sekaligus memastikan proses pemilihan berjalan secara objektif dan mengakomodasi kepentingan organisasi secara luas.

Di tengah proses pemilihan tersebut, Kristina menekankan bahwa kebutuhan utama IKA Unmer bukan sekadar figur yang memiliki kemampuan organisatoris, tetapi sosok yang mampu menjadi pengayom bagi seluruh alumni.

Ketua umum terpilih diharapkan dapat merangkul seluruh fakultas dan membangun komunikasi lintas generasi maupun lintas bidang keilmuan.

“Yang diharapkan adalah sosok yang bisa menjadi pengayom dan mampu merangkul seluruh fakultas yang ada di lingkungan IKA Unmer,” kata Perempuan yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Teknik Unmer Malang ini.

Kriteria tersebut dinilai penting karena IKA Unmer memiliki basis alumni dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang beragam. Karena itu, kepemimpinan organisasi ke depan diharapkan mampu mengonsolidasikan seluruh potensi tersebut menjadi kekuatan bersama.

Lebih jauh, Munas juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya program-program strategis yang memberikan manfaat konkret, baik bagi alumni maupun almamater.

Sejumlah gagasan yang mengemuka antara lain memperkuat sinergi dengan pihak rektorat, termasuk dalam mendukung kebutuhan pengembangan fasilitas dan program kampus.

IKA Unmer juga diarahkan untuk mampu membuka lebih banyak peluang kerja dan pengalaman profesional bagi lulusan baru atau fresh graduates melalui jejaring alumni.

Di sektor ekonomi, jaringan alumni yang memiliki latar belakang usaha dan perusahaan juga diharapkan dapat dikolaborasikan untuk membangun usaha bersama yang memberikan manfaat bagi anggota sekaligus memperkuat kemandirian organisasi.

Dengan demikian, keberadaan IKA Unmer tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi berkembang menjadi ekosistem alumni yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi anggotanya dan almamater.

Kristina juga menyinggung dinamika yang terjadi selama proses persiapan Munas dan Reuni Akbar. Berbagai tantangan yang muncul di tengah persiapan tidak menyurutkan semangat panitia untuk menuntaskan agenda tersebut.

Bagi panitia, Munas kali ini diharapkan meninggalkan legacy atau warisan positif bagi perjalanan organisasi alumni Universitas Merdeka Malang.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kerja bersama dan kontribusi berbagai unsur alumni. Dukungan tidak hanya datang dalam bentuk tenaga dan pikiran, tetapi juga bantuan material untuk menunjang kebutuhan kegiatan.

Dalam proses persiapan, panitia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dari sosok yang memilih tidak disebutkan identitasnya dan disebut sebagai “Hamba Allah”.

Bantuan tersebut diberikan secara ikhlas tanpa mengharapkan imbalan maupun publikasi. Nilai ketulusan itu dipandang menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan kegiatan alumni dan almamater.

“Ada yang disebut ‘Hamba Allah’, yang memberikan dengan tangan kanan, tangan kirinya tidak tahu. Memberikan dengan hati yang ikhlas, tidak mengharapkan pamrih. Yang penting acara ini berjalan lancar untuk kesuksesan Ikatan Alumni dan almamater,” ujar salah satu perwakilan panitia.

Selain dukungan tersebut, jaringan alumni Teknik Sipil disebut memberikan kontribusi dan partisipasi yang cukup dominan dalam mendukung persiapan kegiatan.

Keterlibatan tersebut menjadi gambaran bahwa jejaring alumni dari berbagai fakultas memiliki potensi besar untuk saling menopang dalam menjalankan agenda organisasi.

Munas dan Reuni Akbar IKA Unmer Malang yang dijadwalkan berlangsung 11–13 September 2026 diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus penataan arah organisasi untuk periode kepengurusan mendatang.

Dengan 304 suara, tujuh kandidat, Pansel, serta keterwakilan berbagai fakultas melalui Tim 7, proses pemilihan Ketua Umum IKA Unmer akan menjadi salah satu bagian penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.

Bagi panitia, siapa pun yang nantinya mendapatkan mandat harus mampu menjadikan perbedaan latar belakang fakultas sebagai kekuatan, bukan sekat.

Kepemimpinan yang mengayomi, mampu merangkul, membangun jejaring, serta menggerakkan potensi alumni dinilai menjadi fondasi penting agar IKA Unmer semakin solid, mandiri, dan memberikan kontribusi berkelanjutan bagi alumni maupun almamater.

suarapancasilaid'

Pos terkait