BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XLIII Tahun 2026, Rabu (9/9/2026).
Upacara yang berlangsung di lingkungan Makodim 0813 Bojonegoro tersebut diikuti seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodim 0813 Bojonegoro. Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro Mayor Inf Marwoko Suwandono bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Dalam kesempatan tersebut, Kasdim membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Dalam amanatnya, Menpora menegaskan bahwa olahraga harus dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun karakter, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat ketahanan fisik bangsa.
Mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, peringatan Haornas tahun ini menjadi momentum untuk mendorong perubahan budaya hidup masyarakat dari pasif menjadi lebih aktif, sehat, bugar, dan produktif.
Menpora menekankan lima arah strategis dalam pengembangan budaya olahraga nasional. Pertama, pembangunan kualitas SDM dengan menempatkan olahraga sebagai bagian dari upaya pencegahan kesehatan.
Kedua, memperkuat peran pemerintah daerah sebagai motor penggerak dengan menyediakan fasilitas olahraga publik, ruang terbuka hijau, jalur sepeda, serta program olahraga yang mudah, murah, aman, dan inklusif.
Ketiga, mengintegrasikan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah, tempat kerja, desa, hingga keluarga. Ruang publik seperti Car Free Day juga didorong menjadi sarana pembudayaan olahraga secara berkelanjutan.
Keempat, keberhasilan pembangunan olahraga harus diukur berdasarkan data, terutama peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga secara rutin dan tingkat kebugaran masyarakat.
Kelima, menerapkan prinsip inklusivitas dan keadilan dengan membuka akses olahraga bagi seluruh kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, pemuda, lansia, masyarakat perdesaan dan perkotaan, hingga penyandang disabilitas.
“Atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga. Budaya, prestasi, dan industri olahraga harus dibangun sebagai satu ekosistem yang utuh,” ujar Erick Thohir dalam amanatnya.
Menpora juga mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, dunia usaha, institusi pendidikan, hingga keluarga untuk mengambil langkah nyata dalam membangun budaya olahraga.
“Perubahan budaya dari pasif menjadi aktif, bugar, dan produktif dinilai sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang kian kuat,” pungkasnya.











