BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Menyongsong Indonesia Emas 2045, Kodim 0813 Bojonegoro memperkuat karakter kebangsaan dan sinergitas seluruh komponen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional.
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Pemberdayaan Komponen Masyarakat melalui Penguatan Karakter Kebangsaan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Ahmad Yani Makodim 0813 Bojonegoro, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan mengusung tema “Membangun Sinergitas Komponen Masyarakat dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah demi Terwujudnya Ketahanan Nasional.” Acara dibuka Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Marwoko Suwandono dan diikuti berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, serta aparatur birokrasi.
Dalam sambutan tertulis Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto yang dibacakan Kasdim, disebutkan bahwa pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan keterlibatan dan sinergitas seluruh komponen bangsa.
Visi tersebut, lanjutnya, diarahkan melalui delapan Asta Cita untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju yang sejahtera, adil, berdaulat, dan memiliki daya saing global.
“TNI Angkatan Darat, sebagai salah satu komponen utama pertahanan negara, mengemban tanggung jawab moral dan fungsional untuk membina kesadaran bela negara di seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan birokrasi,” ujar Dedy.
Melalui program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN), TNI AD mendorong penguatan nilai cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kesetiaan terhadap Pancasila.
Penguatan karakter tersebut dinilai penting untuk membangun masyarakat dan aparatur yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga ketahanan mental serta wawasan kebangsaan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk pengaruh ideologi asing dan potensi radikalisme.
“Tujuan utama pemberdayaan ini adalah memelihara dan memperkuat peran prajurit TNI AD bersama komponen masyarakat guna mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh di daerah secara berkelanjutan,” jelasnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga dikemas dengan permainan edukatif di lapangan tenis Makodim 0813 Bojonegoro. Peserta mengikuti simulasi kerja sama, seperti memindahkan hula hoop rotan secara berantai tanpa memutus pegangan tangan dan menjaga keseimbangan bola di atas jaring tali.
Permainan tersebut menjadi media untuk melatih kekompakan, konsentrasi, komunikasi, sekaligus membangun sinergitas antarpeserta.
Dedy berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat hubungan emosional dan kerja sama antara TNI AD dengan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
“Semoga kegiatan ini dapat berjalan optimal sesuai program dari Komando Atas. Kami juga berharap hubungan emosional dan kerja sama antara TNI AD dengan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro terus terjalin harmonis dan semakin kokoh,” pungkasnya.











