Ali Mufthi Tegaskan Rakerda Golkar Bojonegoro Harus Berujung Kerja Nyata

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi menegaskan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro tidak boleh berhenti pada rumusan program. Setiap keputusan yang dihasilkan harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata seluruh kader.

Pesan tersebut disampaikan Ali Mufthi saat menghadiri Rakerda DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro sekaligus pelantikan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Bojonegoro di Ballroom Hotel Dewarna, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Ali, Rakerda menjadi ruang penting untuk menyatukan pola pikir, gerakan dan komitmen kader dalam menjalankan agenda partai.

Bacaan Lainnya

“Rapat kerja adalah salah satu cara untuk melahirkan cara berpikir bersama, melahirkan gerakan bersama, dan melahirkan komitmen yang sama untuk mencapai apa yang dicita-citakan partai,” tegasnya.

Ia meminta seluruh kader menjalankan hasil Rakerda secara konsisten. Keputusan yang telah disepakati, kata Ali, harus menjadi pedoman bersama dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Kalau sudah menjadi keputusan, maka jadikanlah itu keputusan. Kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ali juga mendorong Golkar Bojonegoro terus melakukan modernisasi organisasi. Penguatan kelembagaan harus dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia agar struktur partai semakin solid dan mampu menghadapi dinamika politik.

Menurutnya, kompetisi politik tidak seharusnya membuat kader pasif. Sebaliknya, persaingan harus dijadikan energi untuk memperkuat perjuangan dan memperbesar daya gerak partai.

“Kalau kita mau maju, ayo kita jadikan kompetisi sebagai kekuatan perjuangan kita,” katanya.

Penguatan organisasi tersebut mendapat dukungan dari Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Ahmad Supriyanto. Ia menegaskan konsolidasi harus dilakukan hingga tingkat desa agar seluruh struktur partai memiliki gerakan yang terarah.

“Partai Golkar harus terus memperkuat struktur dan konsolidasi sampai tingkat paling bawah. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi pemilu mendatang,” tegasnya.

Ia menargetkan hasil Rakerda tidak sekadar menjadi dokumen organisasi, tetapi diwujudkan melalui kerja kader di tengah masyarakat. Kedekatan dengan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kepercayaan dan perolehan kursi Golkar di DPRD Bojonegoro.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengapresiasi peran Partai Golkar dalam memberikan dukungan, masukan dan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Wahono juga mengungkapkan memiliki kedekatan historis dengan Partai Golkar. Sebelum masuk dunia politik, dirinya lebih banyak berkecimpung di dunia profesional.

“Saya bukan orang politik, saya orang profesional. Tetapi perjalanan saya bermula dari Partai Golkar. Banyak yang mengarahkan, membimbing, mendampingi, sekaligus memberikan keyakinan kepada saya,” ungkapnya.

Ketua Panitia Rakerda sekaligus Pelantikan PK Partai Golkar se-Kabupaten Bojonegoro Anis Mustofa menambahkan, sebanyak 84 pengurus PK yang terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara dikukuhkan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sekitar 430 Ketua Pimpinan Desa Partai Golkar se-Kabupaten Bojonegoro. Dari 20 kecamatan, terdapat 500 pengurus aktif di tingkat kecamatan, sementara pengisian struktur kepengurusan di tingkat desa telah mencapai sekitar 75 persen.

Penguatan struktur hingga tingkat desa tersebut menjadi bagian dari strategi Golkar Bojonegoro membangun mesin partai yang lebih solid sekaligus menyiapkan kader menghadapi agenda politik mendatang.

suarapancasilaid'

Pos terkait