MPLS SMKN 2 Bojonegoro Libatkan OSIS, Terapkan Deklarasi Anti Rokok dan Pembinaan Karakter Siswa

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – SMK Negeri 2 Bojonegoro menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta menanamkan budaya positif sejak hari pertama.

Wakil Kepala SMKN 2 Bojonegoro Bidang Kesiswaan, Muzaki, mengatakan seluruh rangkaian MPLS mengacu pada petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan. Berbagai materi disampaikan, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, tujuh kebiasaan anak Indonesia, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga pembentukan karakter.

“Tujuan MPLS adalah agar siswa mengenal lingkungan sekolah, mengenal bapak ibu guru dan seluruh elemen sekolah, serta memahami program-program unggulan sekolah sejak awal,” ujar Muzaki, Senin (13/7/2026).

Bacaan Lainnya

Pada hari pertama, peserta didik juga mengikuti Deklarasi Anti Rokok yang diselenggarakan secara daring oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan yang dipusatkan di SMK Negeri 2 Singosari tersebut diikuti seluruh SMK di Jawa Timur.

Di SMKN 2 Bojonegoro, sebanyak 180 siswa mengikuti deklarasi secara daring, sementara peserta MPLS lainnya mengikuti pembukaan kegiatan secara bersamaan. Tahun ajaran ini, sekolah menerima 648 peserta didik baru yang terbagi dalam 18 rombongan belajar, masing-masing berisi 36 siswa.

Pelaksanaan MPLS turut melibatkan pengurus OSIS dan MPK sebagai pendamping. Selain penyampaian materi oleh guru, panitia menyiapkan berbagai permainan edukatif dan aktivitas interaktif untuk membantu siswa baru lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

“Materi sudah kami siapkan melalui Google Drive, termasuk permainan edukatif. OSIS dan MPK juga berperan sebagai pendamping sehingga suasana MPLS lebih interaktif dan menyenangkan,” jelasnya.

Sebagai penutup rangkaian MPLS, sekolah akan menggelar pentas seni yang sepenuhnya dikelola oleh OSIS sebagai wadah bagi siswa baru menampilkan kreativitas dan bakat mereka.

Di waktu yang sama, siswa kelas XI mengikuti kegiatan Bina Mental dan Fisik (Bintalsik) bekerja sama dengan Kodim 0813 Bojonegoro. Program tersebut bertujuan memperkuat karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan para siswa.

Muzaki menegaskan, konsep MPLS tahun ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Namun, sekolah terus berupaya menghadirkan kegiatan yang ramah, edukatif, dan menyenangkan agar peserta didik baru dapat beradaptasi tanpa tekanan.

“Kami berharap melalui MPLS ini seluruh siswa baru memiliki visi yang sama dengan visi sekolah, mengenal budaya sekolah, serta memahami arah program BMW, yakni bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha setelah lulus,” pungkasnya.

suarapancasilaid'

Pos terkait