BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bergerak cepat merespons hasil monitoring pembangunan jembatan di Desa Ngablak, Kecamatan Dander. Perbaikan terhadap sejumlah bagian yang menjadi catatan teknis langsung dilakukan agar jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat dengan aman.
Jembatan yang dibangun melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran Rp2,14 miliar tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Dalam proses monitoring dan evaluasi yang dilakukan Dinas PU Bina Marga Bojonegoro, ditemukan beberapa pekerjaan yang masih perlu disesuaikan dengan ketentuan teknis. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar dilakukannya penyempurnaan agar hasil pembangunan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Camat Dander, Teguh Wibowo, S.H., M.H., mengatakan pihaknya tidak ingin menunda tindak lanjut atas hasil evaluasi tersebut. Ia langsung menginstruksikan jajaran Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Dander untuk turun ke lapangan mendampingi proses perbaikan bersama pelaksana pekerjaan.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Karena itu, saya minta seluruh catatan teknis segera ditindaklanjuti sehingga jembatan benar-benar aman saat digunakan,” ujar Teguh, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, percepatan perbaikan telah dimulai sejak hari ini dengan memprioritaskan bagian yang bersifat mendesak. Langkah tersebut dilakukan agar akses masyarakat tidak terganggu sekaligus memastikan kualitas konstruksi sesuai standar.
“Kami ingin proses perbaikannya segera selesai sehingga masyarakat dapat memanfaatkan jembatan dengan nyaman, aman, dan sesuai fungsi yang direncanakan,” tambahnya.
Dengan percepatan tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap pembangunan jembatan Desa Ngablak segera tuntas secara menyeluruh. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memperkuat konektivitas antardesa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Dander.











