BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – PKB Bojonegoro menyambut positif berbagai wacana perubahan regulasi kepemiluan, termasuk penguatan keterwakilan perempuan dan kemungkinan penataan ulang daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu mendatang.
Wakil Ketua DPC PKB Bojonegoro, Sutikno, menegaskan bahwa partainya tidak mengalami kendala dalam memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Menurutnya, PKB telah menyiapkan kader perempuan sejak jauh hari sehingga mampu melampaui target yang ditetapkan.
“PKB sudah siap dengan ketentuan 30 persen perempuan. Bahkan hasil Pemilu 2024 menunjukkan keterwakilan perempuan kami melebihi angka tersebut,” ujarnya seusai kunjungan KPU Bojonegoro, Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan, dari 13 kursi legislatif yang diraih PKB pada Pemilu 2024, sebanyak empat kursi diisi oleh perempuan. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen partai dalam memberikan ruang yang luas bagi kader perempuan untuk berkiprah di dunia politik.
Selain itu, Sutikno menilai penataan dapil yang kemungkinan dilakukan pada pemilu mendatang merupakan hal yang wajar karena harus menyesuaikan perkembangan jumlah penduduk dan kondisi wilayah. Namun demikian, ia berharap setiap perubahan dapat disosialisasikan sejak awal agar partai politik memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian.
Menurutnya, pengalaman pada Pemilu 2024 menunjukkan perubahan kuota dapil yang disampaikan menjelang tahapan pemilu membuat partai harus bekerja ekstra dalam menata strategi pemenangan dan penempatan calon legislatif.
“Kalau informasi perubahan disampaikan lebih awal, tentu partai bisa mempersiapkan semuanya dengan lebih baik, mulai dari pemetaan wilayah hingga penataan caleg,” katanya.
PKB Bojonegoro juga menyambut baik langkah KPU yang mulai menjaring masukan dari partai politik terkait berbagai regulasi kepemiluan. Upaya tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan yang akan diterapkan benar-benar mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.
Sutikno menambahkan, setelah kepengurusan definitif terbentuk, PKB Bojonegoro akan segera menggelar rapat kerja internal untuk menyusun program dan strategi organisasi ke depan.
“Insya Allah setelah kepengurusan definitif ditetapkan, kami akan melakukan rapat kerja sebagai langkah awal menyiapkan agenda-agenda partai ke depan,” tutupnya.











