REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri SSTP MSi, menerima audiensi Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Curup Novian Parlindo Putra beserta jajaran di ruang kerja Plt Bupati, Selasa (11/8/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong dengan PLN ULP Curup, terutama dalam mendukung pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.
Manager PLN ULP Curup Novian Parlindo Putra mengatakan, kedatangannya bersama jajaran selain untuk bersilaturahmi juga memperkenalkan tim PLN ULP Curup kepada jajaran Pemkab Rejang Lebong.
“Kami dari PLN ULP Curup. Maksud dan tujuan kami siang ini untuk silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri bersama tim PLN ULP Curup. Kami siap support terkait kebutuhan maupun pelayanan listrik di Rejang Lebong,” ujar Novian.
Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan baik yang diberikan Plt Bupati Rejang Lebong. Menurutnya, PLN ULP Curup siap terus meningkatkan kerja sama dan sinergitas dengan Pemkab Rejang Lebong dalam memberikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
“Kami siap mendukung. Ke depannya kita lebih meningkatkan kerja sama dan sinergitas antara Pemda Rejang Lebong dan PLN ULP Curup,” katanya.Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas mengenai Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang menjadi salah satu komponen penerimaan daerah. Novian menjelaskan, PPJ merupakan pajak daerah yang besarannya dapat berbeda di masing-masing daerah.
“Kalau PPJ itu pajak. Besarannya berbeda-beda di masing-masing daerah. Secara umum 10 persen dari tagihan listrik yang dibayar pelanggan, kemudian ditransfer ke kas daerah sebagai salah satu PAD,” jelasnya.
Ia menegaskan, dana tersebut merupakan penerimaan dari pajak daerah dan bukan merupakan sumbangan dari PLN.“Jadi bukan sumbangan, tapi pajak,” tegas Novian.Selain membahas sinergi dan kontribusi PPJ terhadap pendapatan asli daerah (PAD), audiensi juga menyinggung pemerataan akses listrik di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
Novian menjelaskan, berdasarkan cakupan pelayanan PLN, seluruh desa di Kabupaten Rejang Lebong saat ini telah mendapatkan akses listrik. Namun, masih terdapat sejumlah dusun atau permukiman yang belum sepenuhnya teraliri listrik.
“Kalau untuk desa kita sudah 100 persen. Tapi kalau untuk dusun atau pemukiman belum sampai 100 persen,” ungkapnya.Menurut Novian, pada tahun 2026 terdapat dua dusun yang ditargetkan mendapatkan sambungan listrik PLN melalui program Desa Listrik. Ia menyebut, salah satu wilayah tersebut adalah Dusun Palembang Kecil.
Kendala utama sebelumnya, kata Novian, berkaitan dengan akses menuju lokasi. Namun, kondisi tersebut kini mulai teratasi setelah adanya dukungan dan kemudahan dari pemerintah daerah.
“Sekarang alhamdulillah sudah dapat izin dan juga diberi kemudahan oleh pemerintah daerah. Jadi bisa tersambung insyaallah tahun ini. Dua dusun itu bisa mendapatkan aliran listrik dari PLN,” katanya.
Dengan adanya dukungan tersebut, PLN ULP Curup optimistis pemerataan akses listrik di Kabupaten Rejang Lebong dapat terus ditingkatkan, termasuk menjangkau masyarakat yang berada di wilayah permukiman dan dusun yang sebelumnya menghadapi kendala akses.
Sementara itu, Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri SSTP MSi menyambut baik audiensi jajaran PLN ULP Curup. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang selama ini terjalin antara Pemkab Rejang Lebong dengan PLN.
Hendri berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga pelayanan kelistrikan kepada masyarakat semakin optimal serta mendukung pembangunan di Kabupaten Rejang Lebong.
“Pemkab Rejang Lebong juga berkomitmen mendukung berbagai upaya PLN dalam memperluas akses listrik hingga ke wilayah yang belum terjangkau secara optimal,” pungkasnya.











