Plt Bupati Hendri Minta PDAM Bukit Kaba Ciptakan Inovasi Dan Pacu Pendapatan

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si. meminta manajemen PDAM Bukit Kaba terus menciptakan inovasi untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Hendri saat memimpin rapat koordinasi sekaligus penandatanganan pakta integritas PDAM Bukit Kaba di Aula PDAM, Senin (21/9/2026).

Hendri menegaskan, peningkatan kinerja perusahaan membutuhkan perubahan pola kerja dan keberanian melakukan inovasi. Menurutnya, hasil yang lebih baik tidak akan tercapai jika cara kerja yang dilakukan masih sama.

Bacaan Lainnya

“Cuma orang kurang waras yang berharap hasil yang berbeda dengan usaha yang sama. Artinya, kita jangan bermimpi mendapatkan hasil berbeda kalau masih melakukan usaha itu-itu saja, atau bahkan lebih buruk dari kemarin,” kata Hendri.

Menurutnya, pembenahan PDAM merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, manajemen harus mampu menyusun langkah-langkah konkret yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Direktur PDAM ke depan harus mampu melahirkan gol-gol kecil yang berlanjut dengan gol-gol besar. Untuk itu, Kabag Perekonomian dapat memonitor langkah PDAM dalam menciptakan gol-gol kecil untuk mengejar gol-gol besar. Saya juga akan turut memantaunya,” tegas Hendri.

Rakor tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar, SE., MM., Dewan Pengawas PDAM Dr. Hambali, Direktur PDAM Bukit Kaba Yudi Ismanto, ST., MT., Kabag Perekonomian Setdakab Sofan Wahyudi, SH., serta perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran dan Bappeda.

Dalam rakor tersebut, Direktur PDAM Bukit Kaba Yudi Ismanto memaparkan kondisi terkini perusahaan, termasuk perkembangan pendapatan, pelayanan serta sejumlah langkah strategis yang disiapkan untuk meningkatkan kinerja PDAM.

Yudi menjelaskan, pendapatan PDAM bersumber dari layanan penjualan air maupun sejumlah layanan pendukung lainnya. Untuk meningkatkan penerimaan, manajemen terus mendorong optimalisasi pelayanan sekaligus memperkuat pengelolaan perusahaan.

Ia juga menyampaikan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera dibenahi. Di antaranya pengelolaan tunggakan pelanggan, kehilangan air, kondisi sumber air baku, jaringan distribusi yang sudah berusia lama serta optimalisasi pencatatan meter pelanggan.“Untuk meningkatkan penerimaan, PDAM berupaya menggulirkan sejumlah program kerja,” ujar Yudi.

Program tersebut meliputi pengendalian kehilangan air, penguatan legalitas, pengembangan alternatif sumber air baku, normalisasi jaringan distribusi, optimalisasi penagihan pelanggan, penyempurnaan sistem produksi dan distribusi serta peningkatan cakupan pelayanan.

Selain itu, PDAM juga akan memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketepatan waktu pelaporan serta memastikan pengelolaan perusahaan berjalan transparan dan akuntabel.

Hendri berharap seluruh jajaran PDAM dapat bekerja lebih kreatif dan terukur dalam menjalankan program perbaikan. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, menurutnya, akan menjadi dasar untuk menghasilkan capaian yang lebih besar bagi perusahaan dan masyarakat.

Rakor kemudian ditutup dengan penandatanganan pakta integritas oleh Dewan Pengawas PDAM Dr. Hambali dan Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri selaku Kuasa Pemilik Modal. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Kantor PDAM Bukit Kaba.

suarapancasilaid'

Pos terkait