REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Semangat kebersamaan dan persaudaraan terasa kuat dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur, Minggu (30/8/2026) malam.
Di tengah ratusan warga yang memadati lokasi acara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, SE, MM, hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran Sekda menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
Sekda didampingi pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Rejang Lebong, Lilis Suryani, SE, MM. Rombongan disambut hangat Camat Curup Timur Helvin Elkaredo, SE, Lurah Karang Anyar Sopan, S.Sos, Ketua Panitia Amin Gondrong, jajaran RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan warga.
Dalam sambutannya, Iwan mengapresiasi antusiasme masyarakat Karang Anyar yang mampu menjaga semangat kebersamaan dalam memperingati HUT Kemerdekaan.
Menurutnya, momentum perayaan kemerdekaan tidak sekadar menjadi ajang hiburan dan pembagian hadiah perlombaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, solidaritas, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Di era sekarang, kita harus pandai-pandai membawa diri karena persaingan semakin ketat. Terima kasih atas undangannya ke puncak perayaan HUT RI ke-81 di Kelurahan Karang Anyar ini,” ujar Iwan.Ia mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan potensi diri sekaligus menjaga kekompakan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tetap semangat, jaga kekompakan, jalin solidaritas, dan terus pupuk semangat gotong royong untuk membangun daerah yang kita cintai bersama,” pesannya.Sementara itu, Camat Curup Timur Helvin Elkaredo menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekda Rejang Lebong bersama perwakilan DWP di tengah masyarakat Karang Anyar.
Ia juga mengingatkan warga agar perayaan malam puncak HUT RI berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir agar merayakan malam puncak HUT RI ini dengan tertib dan menjaga keamanan lingkungan. Khusus untuk kegiatan hiburan, kami minta agar dihentikan tepat pada pukul 24.00 WIB demi menjaga kenyamanan dan ketenteraman lingkungan kita bersama,” tegas Helvin.
Pesan Persaudaraan dari Tengah Pesta Rakyat Nuansa perayaan semakin bermakna ketika Ketua Panitia Pelaksana, Amin Gondrong, menyampaikan pesan tentang arti kemerdekaan dan pentingnya kepedulian terhadap sesama.
Di hadapan warga, Amin mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang kebebasan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat menjaga persatuan dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
“Kemerdekaan bukan milik perorangan atau kelompok tertentu, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan persatuan dan kepedulian,” katanya.Ia mengingatkan masyarakat agar kemajuan pembangunan dan kehidupan pribadi tidak membuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar ikut luntur.
“Pembangunan boleh maju dan rumah boleh megah, tetapi jangan sampai kita lupa pada tetangga sekitar yang sedang kesulitan. Menang dalam perlombaan itu biasa, tetapi menang menjaga persaudaraan adalah hal yang luar biasa,” ujarnya.
Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah warga dan ditutup dengan pekikan “Merdeka!”.Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika seluruh rangkaian acara dilanjutkan dengan makan bersama. Sekda Rejang Lebong, Camat Curup Timur, dan Lurah Karang Anyar bahkan turut mencairkan suasana dengan tampil bernyanyi bersama di atas panggung utama.
Malam puncak perayaan HUT RI ke-81 di Kelurahan Karang Anyar kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar masyarakat serta foto bersama jajaran pemerintah daerah, panitia, dan tokoh masyarakat.
Bagi warga Karang Anyar, perayaan tersebut bukan sekadar penutup rangkaian perlombaan HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi momentum untuk kembali meneguhkan kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat.











