NASIONAL,SUARA PANCASILA.ID –Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jalan hauling batubara milik PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC) di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumsel, pada Rabu (15/4/2026).
Pembangunan ini merupakan implementasi Peraturan Gubernur Sumatra Selatan terkait penggunaan jalan khusus untuk angkutan batubara. Jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 10,46 kilometer dengan lebar 15 meter dan melintasi Kecamatan Tungkal Jaya serta Kecamatan Bayung Lencir.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa penyediaan jalan khusus ini menjadi solusi untuk mengakhiri konflik antara angkutan logistik dan aktivitas masyarakat di jalan umum. “Penggunaan jalan umum untuk angkutan batubara sangat berdampak bagi masyarakat, terutama kelompok kecil yang bergantung pada kelancaran distribusi barang,” ujarnya.
Ia mencontohkan dampak sosial yang terjadi akibat kemacetan, termasuk kerugian pedagang kecil yang barang dagangannya rusak karena keterlambatan distribusi.
Selain itu, Herman Deru menyoroti besarnya anggaran yang harus dikeluarkan pemerintah daerah untuk memperbaiki kerusakan jalan akibat angkutan batubara. “Dalam setahun, biaya pemeliharaan jalan bisa mencapai Rp400 miliar. Ini menunjukkan perlunya solusi permanen melalui pembangunan jalan khusus,” katanya.
Ia juga meminta pihak perusahaan, termasuk PT BSPC, untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal serta memastikan kendaraan operasional menggunakan pelat nomor daerah (BG) agar memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pada kesempatan tersebut, Herman Deru turut memaparkan perkembangan proyek strategis lainnya, yakni Pelabuhan Tanjung Carat atau Palembang New Port di kawasan Tanjung Api-Api, Banyuasin, yang diproyeksikan menjadi gerbang ekspor utama Sumatra Selatan.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, M. Toha Tohet, mengapresiasi pembangunan jalan hauling tersebut yang dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di Desa Mangsang.
Direktur PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal, Dypo Fitra, menyatakan optimistis bahwa pembangunan jalan khusus ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan wilayah dan perekonomian daerah.










