Serapan Anggaran Masih Rendah, Komisi C DPRD Bojonegoro Dorong Dinpora Percepat Realisasi Program

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Komisi C DPRD Bojonegoro melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) dalam rapat kerja yang digelar di ruang Komisi C DPRD Bojonegoro, Kamis (11/6/2026). Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah realisasi anggaran Dinpora yang hingga Juni 2026 baru mencapai 16,8 persen.

Rapat dipimpin Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto dan dihadiri anggota komisi, Kepala Dinpora Arif Nanang beserta jajaran.

Dalam paparannya, Dinpora menyampaikan bahwa realisasi anggaran baru sekitar Rp 6,5 miliar dari total pagu lebih dari Rp 40 miliar. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C Ahmad Supriyanto meminta agar pelaksanaan program yang telah direncanakan dapat segera dijalankan sesuai jadwal.

Bacaan Lainnya

“Sebagian besar kegiatan memang akan dilaksanakan pada semester kedua. Namun kami berharap seluruh program dapat dipersiapkan dengan baik agar target penyerapan anggaran tercapai hingga akhir tahun,” ujar Ahmad Supriyanto yang akrab disapa Mas Pri.

Menurutnya, pola pelaksanaan kegiatan Dinpora berbeda dengan organisasi perangkat daerah lainnya karena banyak agenda yang berkaitan dengan event olahraga, kepemudaan, serta peringatan hari-hari besar yang umumnya berlangsung pada paruh kedua tahun berjalan.

Selain menyoroti serapan anggaran, Komisi C juga memberikan perhatian terhadap capaian prestasi olahraga Bojonegoro di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pengurangan sejumlah bantuan hibah.

Meski demikian, semangat para atlet Bojonegoro dinilai tetap tinggi. Berbagai prestasi berhasil diraih, baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

“Efisiensi anggaran tidak menghalangi atlet-atlet kita untuk berprestasi. Ini menunjukkan komitmen dan semangat luar biasa dari para atlet serta pihak-pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga,” kata Mas Pri.

Pada sisi lain, Dinpora justru mencatat kinerja positif dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari target sekitar Rp 230 juta pada tahun 2026, realisasi PAD hingga 10 Juni telah mencapai lebih dari Rp 400 juta atau sekitar 181 persen.

Komisi C DPRD Bojonegoro memberikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap kinerja positif itu dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan sektor kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Bojonegoro.

“PAD yang sudah melampaui target menunjukkan adanya upaya optimalisasi yang baik. Ini menjadi bukti bahwa di tengah efisiensi, masih ada ruang untuk meningkatkan kinerja dan inovasi,” pungkasnya.

suarapancasilaid'

Pos terkait