BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat komitmen untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi dan Deklarasi Komitmen Bersama yang dibuka Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah di Ballroom Hotel Dewarna, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal mempersiapkan ribuan petugas yang akan melakukan pendataan pelaku usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Bojonegoro.
Wakil Bupati Nurul Azizah mengatakan bahwa data hasil sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional. Karena itu, akurasi data menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan sensus.
Menurutnya, kondisi perekonomian Bojonegoro saat ini menunjukkan tantangan sekaligus peluang. Meski sektor migas mengalami penurunan, sektor pertanian mampu menjadi penyangga pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan dampak positif terhadap sektor-sektor lainnya.
“Data yang diperoleh dari sensus ekonomi nantinya akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan. Karena itu, masyarakat diharapkan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Bojonegoro Syawaluddin Siregar mengungkapkan bahwa sebanyak 1.479 petugas telah disiapkan untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Mereka akan mengikuti pelatihan guna menyamakan pemahaman dan meningkatkan kemampuan teknis sebelum terjun ke lapangan.
Pendataan dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 1 Agustus 2026. Selama periode tersebut, petugas akan mendatangi responden secara langsung untuk mengumpulkan berbagai informasi terkait aktivitas ekonomi.
Syawaluddin menegaskan bahwa kualitas data sangat bergantung pada integritas petugas. Karena itu, seluruh petugas diminta menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab.
Selain pelatihan, kegiatan juga diisi dengan deklarasi komitmen bersama antara Pemkab Bojonegoro dan BPS sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sensus. Penandatanganan pakta komitmen tersebut menjadi simbol sinergi antarinstansi dalam menghadirkan data ekonomi yang akurat dan terpercaya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, aparat kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat, BPS optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Bojonegoro dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan di masa mendatang.











