DPRD Tala Tegaskan Rekomendasi LKPj Jadi Arah Pembangunan Daerah

PELAIHARI(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) menegaskan bahwa rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025 bukan sekadar formalitas administratif. Dokumen tersebut diposisikan sebagai pijakan strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap LKPj Bupati Tala yang digelar pada Selasa (28/4/2026) siang di ruang rapat paripurna DPRD setempat. Rapat dipimpin Ketua DPRD Tala H Khairil Anwar, didampingi Wakil Ketua I Muslimin dan Wakil Ketua II Hj Musdalifah, serta dihadiri Bupati H Rahmat Trianto bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.

Rekomendasi hasil pembahasan disampaikan oleh juru bicara Panitia Kerja (Panja) DPRD Tala, Zainul Abidin, yang merangkum hasil evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah selama satu tahun anggaran.

Bacaan Lainnya

DPRD menegaskan, rekomendasi terhadap LKPj bukan sekadar catatan evaluasi, tetapi memiliki posisi strategis sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan daerah, penganggaran, hingga perumusan kebijakan kepala daerah. Penekanan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Proses pembahasan LKPj dilakukan melalui rapat kerja bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mekanisme ini menjadi instrumen penting dalam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah sepanjang tahun 2025.

Secara umum, DPRD menilai pelaksanaan pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menunjukkan capaian yang positif. Hal ini tercermin dari tingkat serapan anggaran serta keberhasilan dalam mencapai 12 sasaran strategis dan 23 indikator kinerja utama. Sebanyak 15 indikator di antaranya bahkan masuk kategori sangat memuaskan dengan capaian di atas 90 persen.

Capaian tersebut mencakup berbagai sektor krusial. Di bidang pendidikan, peningkatan terlihat pada rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Sementara di sektor kesehatan, indikator usia harapan hidup menunjukkan tren positif. Dari sisi ekonomi, kontribusi sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, perdagangan, hingga pariwisata turut memperlihatkan perkembangan yang signifikan.

Selain itu, indikator lain seperti tingkat pengangguran terbuka, angka kemiskinan, indeks kualitas lingkungan hidup, serta indeks kepuasan masyarakat juga menunjukkan hasil yang baik. Gambaran ini memperlihatkan bahwa kinerja pembangunan daerah berada pada jalur yang cukup progresif.

Meski demikian, DPRD tidak menutup mata terhadap sejumlah aspek yang masih memerlukan perbaikan. Sejumlah catatan dan masukan tetap diberikan, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan program pembangunan agar lebih merata di seluruh sektor.

DPRD juga menekankan agar setiap program pembangunan tidak hanya berorientasi pada capaian angka semata, melainkan mampu memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih jauh, DPRD berharap seluruh rekomendasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti secara serius, sistematis, dan terukur oleh Bupati beserta jajaran SKPD. Langkah ini dinilai krusial agar hasil evaluasi tidak berhenti sebagai dokumen formal belaka, tetapi benar-benar menjadi instrumen perbaikan dalam tata kelola pemerintahan.

Dengan tindak lanjut yang konsisten dan terarah, kualitas pembangunan daerah dan pelayanan publik di Kabupaten Tanah Laut diharapkan terus mengalami peningkatan secara berkelanjutan.(suarapancasila.id-foto:ist/it)

Pos terkait