BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Jalan di Dusun Lengkong, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro yang sebelumnya berupa jalan makadam, bergelombang, dan berlumpur saat musim hujan kini telah berubah menjadi jalan mulus berkat Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2025. Pembangunan jalan tersebut menelan anggaran sekitar Rp1,4 miliar dan telah rampung 100 persen.
Pembangunan jalan sepanjang 584 meter itu kini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, infrastruktur tersebut juga mendukung kelancaran transportasi hasil pertanian dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Kepala Desa Ngasem, Suhartono, mengatakan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.
“Alhamdulillah, Pemerintah Desa Ngasem bersama tim dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik sesuai aturan yang ada. Sekarang sudah selesai 100 persen dan bisa membantu aktivitas masyarakat, termasuk memperlancar transportasi sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya, Rabu (8/7/2026)
Menurut Suhartono, ruas jalan di Dusun Lengkong memiliki panjang sekitar 1.050 meter. Dari total tersebut, sepanjang 584 meter telah selesai dibangun sehingga masih tersisa sekitar 500 meter yang diharapkan dapat dilanjutkan melalui Program BKK pada tahun 2027.
“Harapan kami tahun 2027 nanti ada Program BKK lagi untuk menyambung pembangunan jalan di Dusun Lengkong karena masih kurang sekitar 500 meter,” katanya.
Selain itu, Desa Ngasem juga akan kembali memperoleh Program BKK pada tahun 2026 untuk pembangunan jalan di RT 13 Dusun Besaran.
Suhartono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas dukungan pembangunan yang telah diberikan kepada masyarakat desanya.
” Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah membantu desa kami. Harapan kami Program BKK dapat terus berlanjut agar masyarakat semakin mudah beraktivitas, transportasi semakin lancar, dan mampu mendukung terwujudnya Bojonegoro yang sejahtera, bahagia, dan membanggakan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Lengkong, M. Isnan, mengungkapkan sebelum dibangun kondisi jalan di wilayahnya masih berupa makadam yang bergelombang dan becek saat musim hujan.
” Alhamdulillah, jalan yang dulunya makadam, bergelombang, dan becek, sekarang sudah bagus. Pembangunan ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang baik membawa dampak positif terhadap mobilitas warga sekaligus mendorong perkembangan ekonomi desa.
“Dengan adanya pembangunan ini, aktivitas warga menjadi lebih lancar. Infrastruktur yang baik akan mendorong perkembangan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Rasa syukur juga disampaikan Sripah (60), warga RT 19 Dusun Lengkong. Ia mengaku kini aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah sejak jalan diperbaiki.
“Alhamdulillah jalannya sekarang sudah halus. Mau anjangsana ke rumah saudara maupun tetangga jadi lebih gampang, perjalanan juga lebih nyaman,” ujarnya.
Atas nama masyarakat Dusun Lengkong, M. Isnan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur pedesaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Bojonegoro. Semoga pembangunan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya.











